N3, Sumbar ~ Menghargai keberadaan petani kopi di Indonesia, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) Sumatera Barat menggelar Festival Kopi yang bertemakan “Peragaan Mutu Kopi” di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/5/2016). Ketua AKSI Syafrudin  mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk petani agar terus menghasilkan kopi berkualitas, seperti kopi asal Solok, Sumatera Barat yang rasanya telah dikenal di nusantara hingga mancanegara.

“Kegiatan ini adalah upaya kita untuk memotivasi petani untuk menghasilkan kopi berkelas,” ungkapnya usai membuka Festival Kopi.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumbar yang diwakili Kepala Dinas Perkebunan, Fajarudin mengatakan, Sumatera Barat mempunyai 6 Kabupaten yang berpotensi mengembangkan kopi Arabica, yakni Kabupaten Solok, Agam, Solok Selatan, Tanah Datar, Limapuluh Kota, dan Pasaman Barat. Saat ini, jelas Fajarudin, luas areal perkebunan kopi Arabica di Sumatera Barat mencapai 20.754 Ha, dengan total produksi 15.670 ton/tahun.

“Terus tumbuhnya perkebunan kopi di Sumatera Barat didukung oleh ketersediaan lahan dengan ketinggian diatas 1000 meter dari permukaan laut, serta tingginya minat petani untuk mengembangkan kopi Arabica,” paparnya.

Mengingat potensi perkebunan kopi yang tinggi di Sumatera Barat, Fajarudin menargetkan, di tahun 2017 Sumatera Barat mampu menjadi daerah pengekspor kopi. Untuk mewujudkan hal tersebut, akan dilakukan pendampingan serta bimbingan terhadap petani kopi agar dapat meningkatkan kualitas produksi.

“Bimbingan yang diberikan seperti dari aspek budidaya, kelembagaan dan pemasaran,” pungkasnya. Zrd