N3~Kota Padang dianggap siap oleh pemerintah pusat untuk mengakomodir Sistem Elektronik Warung (E-Warung) Kelompok Usaha Bersama dan Program Keluarga Harapan (KUBE-PKH).

N3~Buktinya pada Jum’at (5/8) kemarin, E-Warung diluncurkan di Kelurahan Balai gadang, Kecamatan Koto Tangah. Sistem E-Warung KUBE-PKH ini difasilitasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) lewat penggunaan system pembayaran non tunai melalui pembagian kartu debit BRI Masyarakat Indonesia Sejahtera (MIS). 

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa saat peresmian E-Warung mengatakan,  tujuan diluncurkannya ini untuk memudahkan masyarakat miskin mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.  Padang merupakan kota kelima di Indonesia yang menerapkan system ini. Konsep E-Warung yakni memberikan kemudahan penerima bantuan PKH dan Beras Sejahtera (Rastra) bertransaksi.

Lebih jauh Mensos mengatakan, E-Warung akan mengkonversi setiap bantuan sosial secara manual menjadi non tunai. Ini untuk memudahkan dan lebih praktis. Warga tidak saja bisa bertransaksi di E-Warung tetapi juga dapat dilakukan di ATM, tukasnya menambahkan.

Selain itu penerima bantuan akan memanfaatkan kartu debit BRI untuk bertransaksi empat bahan kebutuhan pokok sesuai dana yang dimiliki. Warga dapat menggunakan kartu debit untuk membeli kebutuhan seperti beras, minyak goreng, tepung dan gula, ujarnya menambahkan.

Dipilihnya Padang sebagai daerah penerapan E-Warung di wilayah Sumatera karena Padang dianggap telah begitu siap melakukannya. SKPD di Pemko Padang juga telah menerapkan system dalam jaringan. Khofifah juga mengungkapkan target dari Mensos untuk meluncurkan 300 E- Warung di Indonesia kedepannya.

Walikota menyambut baik penerapan E-Warung KUBE-PKH. Menurutnya, penerapan ini akan memudahkan masyarakat. Karena masyarakat dapt bertransaksi dengan hanya menggunakan kartu. Sasaran dari E-Warung sangat jelas, yaitu warga kurang mampu, tukasnya. (mond)