N3, Padang, Wakil Presiden Jusuf Kalla kunjungi langsung Proyek Indarung VI PT Semen Padang. Ini menjadi salah satu kunjungannya di Padang, Minggu (23/8).  Dalam peninjauan tersebut, Wapres menilai dengan adanya Indarung VI nantinya, tentunya akan dapat berdampak dalam perkembangan Semen Padang.
 
“Setelah Indarung VI dioperasikan, tentu Semen Padang dapat semakin berkembang,  hal itu seiring dengan  kebutuhan semen yang  selalu meningkat. Untuk itu, tidak perlu mengkuatirkan permasalahan  pemasaran produk, tapi bagaimana Semen Padang bisa menghadapi persaingan yang terjadi,” sebutnya usai melakukan peninjauan pembangunan Indarung VI, siang kemarin.
 
Sebelumnya, Direktur Utama Semen Padang, Benny Wendry mengatakan, pengerjaan Indarung VI telah ditandai dengan pelaksanaan Ground Breaking 26 Mei 2014 yang dihadiri Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan. Saat ini, progres proyek senilai Rp3,8 triliun itu untuk realisasi fisik 58,40 persen dan direncanakan selesai pada kuartal VI 2016.
 
"Sekarang pengerjaan proyek tersebut 77,17 persen telah terkontrak dan 33,8 persen telah dibayarkan. Porsi pengerjaan untuk proyek indarung VI adalah 70 persen, terdiri dari 40 persen dikerjakan workshop PT Semen Padang, dan 30 persen oleh vendor lokal lainnya.  Untuk impor 30 persen dari total equipment. Aktifitas saat ini dalam proses fabrikasi lokal mekanikal equipment, Shipment foreign equipment, pekerjaan kontruksi sipil dan persiapan kontruksi mekanikal," tambahnya.
 
Lebih lanjut, Benny Wendry menyampaikan, Indarung VI menyediakan Green Belt Area, melalui penyiapan area di lokasi pabrik melalui kegiatan penanaman pohon pelindung dan saluran pengendali aliran air. Bangunan Central Control Room VI nantinya mengablikan Green Building antara lain, penggunaan lampu penerangan dan pendingin ruangan yang hemat enegri dan penggunaan air yang disirkulasi untuk MCK.
 
Dalam peninjauan yang dilakukan Jusuf Kalla ke Semen Padang, kemarin, disertai penamaman pohon sebagai bagian dari penyiapan Green Belt Area Indarung VI. Turut hadir dalam kesempatan itu, Hj Mufidah Jusuf Kalla,  Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono, Menteri pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandy, Ketua DPD RI, Irman Gusman, Anggota DPR RI Betty Shadiq, PJ Gubernur Sumbar, Redonnyzar Moenek, Andrianof Chaniago (mantan Kepala Bappenas),  Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, dan pejabat dilingkungan PT Semen Padang.
 
Sementara itu, Pejabat Gubernur Sumbar, Redonnyzar Moenek mengungkapkan, setelah dioperasikannya  Indarung VI PT Semen Padang yang dikunjungi Wapres Jusuf Kalla saat ini,  tentunya berdampak dalam mendorong pembangunan Sumbar melalui terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sumbar.
 
“Dengan Semen Padang semakin berkembang, apalagi setelah nanti Indarung VI yang kita kunjungi ini dioperasikan, tentunya tak hanya berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan semen bagi masyarakat, tapi bagaimana dapat semakin berperan dalam  mendorong pembangunan melalui program yang mensejahterakan masyarakat, diantaranya melalui bantuan dana CSR nya," pungkasnya. Zrd