Nn, Padang ~ Ironis memang,  keberadaan asset negara tiga unit mobil Rescue Tactical Unit (RTU) yang diperuntukan bagi Tim Reaksi Cepat dan Tagana Sumbar dibawah kewenangan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat ternyata bukan berada dikantor, akan tetapi dikediaman atau heler pribadi milik oknum pejabat berinisial IB.

Hal ini menjadi rumor dan pertanyaan besar bagi masyarakat, mengapa tiga unit mobil yang diperuntukkan pemerintah pusat untuk sigap terhadap bencana, tetapi dikandangkan di kediaman pejabat tersebut. Apakah di kantor Dinas Sosial tidak mempunyai tempat garasi parkir untuk asset negara tersebut, atau lahan itu sendiri yang memang tidak ada. Kondisi ini tentu tidak sesuai dan efektif bagi kepentingan bagi penanggulangan bencana.

Meski berada diruang kerjanya, hingga berita ini ditayangkan, IB belum dapat dikonfirmasi dan ditemui, karena padatnya jadwal rapat yang harus ia kerjakan.

Namun salah seorang stafnya berinisial ML ketika dipertanyakan keberadaan mobil tersebut mengakui, memang saat ini tiga unit mobil RTU Tagana Sumbar yang merupakan aset negara, diletakan pada rumah IB,  sebab, di kantor sendiri tidak mempunyai garasi yang cukup untuk parkir kendaraan.

Dan apabila dipaksakan keberadaannya tetap di Dinas, tentunya akan kena hujan dan panas setiap hari, sehingga bila dibiarkan, dapat merusak cat maupun komponen yang ada.

Berdasarkan fakta lapangan, ternyata garasi mobil yang ada pada Dinsos Sumbar saat ini, telah beralih fungsi. Pada garasi tersebut telah ada warung dan meja badminton sebagai sarana olahraga.

Fakta ini tentu mengakibatkan tidak adanya ruang parkir atau garasi kendaraan lagi untuk penyimpanan aset negara. Sehingga berdampak atas kerusakan barang milik negara, dimana dana perawatan dan pemeliharaannya telah dialokasikan setiap tahun.