Kupang, Nusantaranews.net. Dalam rangka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Kupang Tahun Anggaran 2019, Pemkot Kupang sedang menyelenggarakan seleksi CPNS dari tanggal 14 Februari 2020 hingga 19 Februari 2020. SKD ini bertempat di Politeknik Negeri Kupang (Jln. Adisucipto - Penfui).

Ujian SKD dilaksanakan dalam 5 sesi per hari, kecuali hari minggu 4 sesi per hari.
Sesi ujian diatur sebagai berikut. Untuk hari Jum'at, 14 Februari 2020, Sesi 1 dimulai pada pukul 08.00 - 09.30 WITA; sesi 2 10.00-11.30; Sesi 3 12.30 - 14.00 WITA; Sesi 4 14.30 - 16.00 WITA dan Sesi 5. 16.30 - 18.00 WITA.

Untuk hari Sabtu, Senin, Selasa, dan Rabu (15, 17, 18, 19 Februari 2020) Sesi 1 dimulai pada pukul 08.00 - 09.30 WITA; sesi 2 10.00-11.30; Sesi 3 12.00 - 13.30 WITA; Sesi 4 14.00 - 15.30 WITA dan Sesi 5. 16.00 - 17.30 WITA.

Untuk hari Minggu, Sesi 1 dimulai pada pukul 10.00 - 11.30 WITA; sesi 2 12.00-13.30; Sesi 3 14.00 - 15.30 WITA; dan Sesi 4 16.00 - 17.30 WITA.

Kuota CPNS untuk Kota Kupang sebanyak 246 formasi sedangkan calon CPNS yang mendaftar sebanyak 4982 peserta dari berbagai profesi seperti keguruan dan kesehatan.

Untuk mendapatkan kuota 246 kursi CPNS para peserta harus bersaing satu sama lain. Setiap peserta harus memenuhi passing grade SKD yang ditetapkan oleh BKN yaitu TWK 65, TIU 80 dan TKP 126. Pantauan kontributor Nusantaranews di Kupang pada tanggal 16 Februari 2020 tes berlangsung alot.

Ratusan peserta telah memadati Politeknik Negeri Kupang dalam rangka mengikuti Seleksi CPNS tahun anggaran 2019. Peserta memakai seragam baju putih berkerah lengan panjang dengan celana warna gelap.

Peserta dilarang memakai ikat pinggang yang ada logamnya, memakai anting-anting mau pun kalung. Peserta yang masuk akan diperiksa menggunakan metal detector.

Peserta dilarang membawa masuk alat komunikasi seperti HP. Tidak juga membawa alat tulis menulis seperti pensil, belpoin dan kertas. Pensil dan kertas telah disiapkan oleh panitia ujian.

Peserta hanya membawa kartu ujian dan E-KTP untuk mendapatkan verifikasi data dari Panitia. Setiap sesi ujian berlangsung sangat alot. Pasalnya  setiap peserta mendapatkan 100 soal Ujian dengan rincian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 30 nomer, Tes Intelejensi Umum 35 nomer (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi 35 nomer. Banyak peserta yang lolos passing grade namun lebih banyak lagi yang tidak lolos.

Suasana di luar tempat ujian juga menegangkan. Karena progress ujian langsung dipasang lewat layar tancap LCD. Keluarga yang mengantar peserta ikut tegang karena melihat beberapa nilai peserta belum mencapai passing grade. Sedangkan di dalam ruang ujian, peserta belum mengetahui nilai ujiannya kecuali bila telah menyelesaikan ujian.

Peserta yang lolos passing grade akan menunggu perangkingan. Hanya 3 besar setiap formasi yang boleh melanjutkan tahapan kedua yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020. [Abu Mush'ab]