Penulis : Nurul

Setelah sebulan penuh kita menjalani puasa Ramadhan, idealnya kita menjadi pribadi muslim yang lebih baik. Ramadhan adalah bulan kita melatih diri, menahan nafsu dan meningkatkan amal-amal ibadah. Selama Ramadhan kita terbiasa bangun malam shalat tahajud, shalat berjama'ah isya dan tarawih, tadarus Al-Qur'an, banyak bersedekah dan giat mengkaji ilmu, semuanya kita lakukan agar kita bisa meraih ketakwaan sebagaimana yang Alloh SWT firmankan dalam QS. Al-Baqarah: 183. Jadi, jika kita melaksanakan puasa dengan benar maka takwa bisa kita raih.

Dalam Al-Qur'an surat Al- Baqarah ayat 3-5 menerangkan bahwa ciri orang yang bertakwa yaitu mereka yang beriman pada yang ghaib, yang melaksanakan shalat , menginfakkan sebagian rizqinya, beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan yang meyakini adanya hari kiamat.
Terkait takwa juga Zubair ibn Al Awwam pernah menulis surat yang berisi nasehat untuk sahabatnya , yaitu Wahab bin kisan yang isinya antara lain orang yang bertakwa cirinya adalah orang yang sabar dalam menanggung derita, ridha terhadap qadha, mensyukuri nikmat , tunduk dihadapan hukum-hukum
Al-Qur'an ( ibn Al-Jauzi, shifat Ash-shafwah, 1/170: Abu Nu'aim Al-Asbahani, Hilyah Awliya1/177).
Rasulullah SAW juga pernah bersabda pada Mu'adz bin jabal ra saat beliau mengutus dia ke Yaman. Bertakwalah engkau pada Allah dimana pun / kapanpun dalam keadaan bagaimanapun ( HR AT-Tirmidzi). Maknanya bahwa bertakwa tidak hanya di masjid / majlis taklim, tidak hanya saat Ramadhan dan tidak hanya saat mendapat kenikmatan. Ketakwaan yang kita pupuk dan kita pelihara selama Ramadhan jangan sampe menurun di luar Ramadhan. Kita harus berusaha agar istiqomah dalam ketakwaan.
               Agar kita bisa istiqomah dalam ketakwaan, kita harus tetap memelihara amalan-amalan rutin Ramadhan, kemudian lebih meningkatkan upaya-upaya memahami hukum-hukum Allah SWT dengan banyak menghadiri majelis ilmu, kita juga harus lebih giat berdakwah karena dakwah adalah karakter kaum muslim. Selain itu kita juga harus bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya ( taubatan nashuha) dan berusaha selalu hidup di tengah-tengah komunitas masyarakat yang bertakwa. Hanya saja, untuk dapat mewujudkan ketakwaan masyarakat maka harus ada penguasa / pemimpin yang menerapkan aturan islam secara menyeluruh. Hal ini  dapat terwujud jika ada lembaga kekuasaan ( sistem pemerintahan ) yang menerapkan aturan islam secara menyeluruh.Sistem pemerintahan itu dinamakan Khilafah.
Khilafah adalah satu-satunya metode penerapan aturan islam yang telah terbukti diterapkan sekaligus dijaga oleh para sahabat dan generasi kaum muslim. Dan kita sebagai bagian dari kaum muslim harus turut berjuang mewujudkan penerapan aturan islam secara menyeluruh dibawah sistem Khilafah Ar-Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian. Dan ketakwaan yang kita raih saat Ramadhan dapat kita jaga keistiqomahannya di sebelas bulan lain diluar Ramadhan.
 
Top