Penulis : Maryatiningsih 
(Ibu Rumah Tangga) 

Rasulullah saw  bersabda, "siapa saja yang membenarkan kebohongan mereka dan membantu kedzaliman mereka, dia bukan golonganku, aku bukan pun bagian dari golonganku dan dia tidak masuk ke telagaku(di surga). Sebaliknya siapa yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak membantu kedzaliman mereka, dia termasuk golonganku,aku pun termasuk golongannya dan dia akan masuk ke telagaku (di surga). " (Hr Ahmma, al-Hakim dan al-Baihaqi). 

Dalam hadits di atas jelas sekali bahwa membantu kedzaliman pemimpin tidak di perbolehkan. Dan jika kita membenarkan kebohongan para penguasa jelas sangat dilarang, apalagi mntaati dan membantu kedzaliman mereka. Tetapi, demi kekuasaan apapun akan dilakukan untuk mencapai nya ,dengan kekuasaan apapun dapat di raih. Kebaikan dapat diraih dengan kekuasaan. Sebaliknya, keburukan pun dapat digapai lewat kekuasaan. 

Dengan kekuasaan manusia menjadi buta, mana yang haq dan mana yang batil. Di lansir dari CNN Indonesia, bahwa Pengurus Besar Nahdhotul Ulama (PBNU) menyebut organisasi yang mencita-citakan khilafah seperti, Hizbut Tahrir , Ihwanul Muslimin, tak beda dengan gerakan Komunis Internasional yang menghendaki rezim tunggal di dunia. Menurutnya, gerakan yang bercita-cita khilafah itu tergolong gagasan baru yang sedang di paksakan pada dunia Islam. 

Sangat miris mendengarnya, karena yang bersangkutan notabenya adalah seorang ulama. Sebab, sejatinya kewajiban menegakkan khilafah itu telah menjadi ijmak para ulama. Khususnya ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah(Aswaja).Pertanyaan nya adalah karena belum tau atau sengaja demi sesuatu? 

Ini adalah salah satu upaya kaum sipilis untuk merusak Islam yang akan terus dilakukan sebab, politik demokrasi adalah politik transaksional, dimana kepentingan adalah sebagai faktor utama. Karena itu tidak aneh jika banyak orang yang terjun ke arena demokrasi menjadi orang - orang munafik. Dengan demikian maka umat islam akan semakin terpecah belah, kedzaliman akan terus Merajalela. 

Maka sudah saatnya sebagai umat Islam untuk memperjuangkan tegaknya khilafah, karena tanpa khilafah, Umat Islam terbelenggu dalam kubangan sistem kufur. Hidup di bawah nasionalisme sempit yang memecah - belah umat Islam di dunia. Padahal umat Islam di seluruh dunia adalah satu dan bersaudara. Dan masih banyak dampak - dampak lainnya jika khilafah tidak ada. Tegaknya khilafah selain kewajiban juga merupakan kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan problem multidimensi manusia, hari ini dan masa depan. Wallohu a'lam bi ashawab. 
 
Top