Danrem 032/Wbr Jadwalkan Sosialisasi Mitigasi Bencana Berbasis Ekonomi Rakyat

Satu minggu menjabat Danrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo. S.IP,  langsung tancap gas. Sosok yang dikenal inovatif dan kreatif ini, merencanakan akan segera mengumpulkan seluruh Dandim di Sumbar untuk siap siaga terhadap segala potensi bencana, dan melakukan berbagai upaya preventif.

Dijadwalkan tanggal 24 Januari ini akan diselenggarakan sosialisasi produk Bios 44 kepada seluruh Dandim dan perwakilan Babinsa di lingkungan Korem 032/Wbr di Makodim 0304/Agam.

“Dalam menghadapi bencana, terpenting adalah sikap preventif, mencegah agar bencana tak terjadi jika itu bencana karena ulah manusia. Jika bencana karena faktor alam, kita harus minimalisir jatuhnya korban. Oleh karena itu, kekuatan dan kesadaran manusianya sangat penting. Hal ini yang akan kita dorong,” ujarnya Danrem di Makorem 032/Wbr .Rabu (23/01)

Berdasarkan data yang ada, bencana yang terjadi di Sumbar, umumnya adalah bencana karena ulah manusia, seperti banjir dan tanah longsor. Di musim kemarau beberapa daerah mengalami kekeringan. Bencana faktor alam memang selalu mengintai, seperti ancaman gempa bumi, Tsunami, dan letusan gunung berapi. Akan tetapi bencana karena prilaku manusia, sudah bisa diprediksi bahwa itu akan terjadi.

“Terhadap inilah, kita perlu kuatkan masyarakat. Prilaku-prilaku yang selama ini cenderung merusak tatanan alam, kita arahkan agar lebih ramah lingkungan namun tetap ekonomis. Kekuatan ekonomi rakyat yang berbasis pada alam inilah yang perlu sentuhan. Kuncinya adalah inovasi, dan disitulah TNI hadir, yaitu bersama-sama rakyat membangun ekonomi yang baik sehingga semua bisa aman dan nyaman,” tegas mantan Danrem 044/Garuda Dempo ini. 

Untuk itu melalui jaringan militer, Korem 032/Wbr juga akan melakukan dorongan inovasi sampai dengan mencatatkan inovasi masyarakat ke pemerintah guna mendapatkan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual). “Pengetahuan dan kreatifitas lokal kita lindungi, ciri masyarakat berdaulat. HaKI adalah adalah salah satu cara,” ujarnya.

Kolonel Kunto yang pernah sukses dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan tahun 2016 lalu, bertekad akan selalu menciptakan inovasi baru, yang semuanya ditujukan untuk rakyat. “Kita akan berada bersama-sama dengan rakyat, kekuatan kita ada disitu, karena itulah salah satu inovasi yang sudah pernah kita buat yaitu Bios 44, akan disebar ke masyarakat. Nanti Kodim akan jadi ujung tombak bersama Koramil dan Babinsa,” ujar peraih Innovative Government Award katagori Inovasi Kemitraan Pengelolaan Landscape tahun 2017. 

Bios 44 sendiri adalah cairan yang sudah mengalami pengolahan sedemikian rupa, yang punya khasiat untuk menaikkan Ph tanah, sehingga bisa memberikan efek subur yang cepat. Bios juga bisa digunakan untuk mendorong pertumbuhan ternak sebagai pakan. Diyakini masyarakat yang kuat secara ekononomi, ramah lingkungan, adalah kunci dalam memperbaiki prilaku yang bersahabat dengan lingkungan. 

Acara sosialisasi mitigasi bencana berbasis ekonomi Rakyat ini akan diadakan di Makodim 0304 Agam, dihadiri oleh seluruh Dandim di lingkungan Korem 032/Wbr. (Ry) 

Sumber : Penrem 032/Wbr
 
Top