BOROBUDUR– Sampai saat ini material longsor yang terjadi di jalur alternatif Borobudur, Magelang – Kalibawang, Jogjakarta dan sebaliknya masih ditangani bersama oleh unsur terkait dan warga setempat, Jum'at (25/01).

Sebelumnya, sambil menunggu alat berat puluhan warga dibantu relawan bencana, BPBD Kab Magelang, TNI-Polri membersihkan material menggunakan senggrong dan sekop. Selain anggota Koramil, Polsek, BPBD, Dampkar, OPRB juga terlihat puluhan masyarakat berbaur turut membersihkan longsoran.

Hingga berita ini ditulis, material longsoran dengan ketebalan longsoran hingga 2 meter dan panjang 5 meter dari ladang pertanian Ketela dan jagung di ketinggian tebing 15 meter sudah tertangani, walau masih menyisakan material yang menimbun badan jalan.

Lantaran armada mobil Damkar belum datang, warga memanfaatkan sebuah kompresor untuk mengambil air di sungai yang tak jauh dari lokasi longsor.

Camat Borobudur, Nanda Cahyadi mengatakan, sudah berkoordinasi dengan DPU Kabupaten Magelang untuk segera menerjunkan alat berat. Sedikitnya dua alat berat bulldozer dan wheel loader akan diperbantukan guna mempercepat pembersihan tanah liat.

Sebelum tengah hari, alat berat tiba di lokasi dan langsung beraksi. Sebelum sholat Jumat kegiatan pembersihan dihentikan sementara. Seusai solat Jumat pembersihan dilakukan kembali.

Ia menjelaskan, selama jalur alternatif Borobudur – Kalibawang belum bisa dilalui, personelnya telah membuat rekayasa lalu lintas.

“Jalur Borobudur menuju Jogja kendaraan sementara melalui Mendut – Srowol – Sriwedari dan sebaliknya,” terangnya.

Nanda juga berharap agar pembersihan longsoran segera selesai sehingga jalan bisa segera dibuka kembali.(pendim)

 
Top