Foto : by Google
Master Plan Gedung Embarkasi Haji Sumateta Barat
Pembangunan gedung Embarkasi Haji Provinsi Sumatera Barat yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, ternyata masih menyisakan tanda tanya bagi masyarakat. Pasalnya, sampai dengan bulan Juni 2019 ini, masih saja ada terlihat pekerjaan yang diduga belum selesai. Ironisnya, proyek ini telah di PHO pada Januari 2019 lalu.

Berita terkait :
"Telisik Pembangunan Gedung Embarkasi Haji Pasca PHO"

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Hendri saat dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan, bahwa pekerjaan itu telah selesai dan tidak ada masalah. Apalagi pekerjaan tersebut telah di PHO dan juga telah dilakukan pemeriksaan oleh BPK dan Inspektorat Jenderal Kemenag RI.

"Bahwa Kelompok Kerja (Pokja) telah menyelesaikan pekerjaan sesuai tahapan lelang, dan telah diaudit oleh BPK dan Inspektorat Jenderal Kemenag RI, kata Hendri,"
Lantai bangunan masih kasar

Sebelumnya pihak dari rekanan PT. Rimbo Peraduan melalui Ridwan menerangkan juga bahwa yang dikerjakaan saat ini bukanlah item pekerjaan yang belum selesai, tetapi pekerjaan pemeliharaan rutin, yang sifatnya dikerjakan setelah pekerjaan selesai di PHO dengan jangka waktu selama enam bulan.

Dan Ridwan menegaskan, bahwa kalau semua proses tahapan pengerjaan proyek juga telah selesai, sebab kalau tidak selesai, tentu pihaknya dikatakan salah.

Sementara dari hasil investigasi lapangan, apa yang disampaikan Kakanwil Kemenag  Sumbar dan perwakilan dari PT. Rimbo Peraduan diduga tidak sesuai dengan kondisi yang ada.
Kondisi Ruangan lift

Hal ini terlihat dari beberapa item pekerjaan yang disinyalir masih belum selesai dikerjakan. Seperti, pasangan dinding keramik yang masih terlihat kosong, lantai luar bangunan masih kasar dan kondisi lift yang terlihat belum maksimal berfungsi.

Untuk lebih jelasnya titik persoalan ini, hingga berita ini tayang, tim redaksi masih mengumpulkan data-data dan konfirmasi ke pihak-pihak yang berkompeten.
 
Top