Foto ketua komisi A DPRK Aceh Timur Irwanda.


Aceh Timur-NusantaraNews, Sejumlah Keuchik Kecamatan Indra Makmu mendatangi kantor DPRK Aceh Timur, dalam rombongan para tokoh Kecamatan tersebut disambut langsung oleh ketua komisi A Irwanda hari ini Selasa 14/5/2019.
Maksud dan tujuan para rombongan Keuchik dan para tokoh Kecamatan Indra Makmu tidak lain adalah, yang pertama sekali ingin menyampaikan pesan bahwa selama ini warga masyarakat lingkar tambang dikawasan perusahaan Migas tersebut menghirup aroma udara yang baunya sangat busuk sehingga dampak dari bau yang diduga ditimbulkan oleh perusahaan Medco E&P Malaka sudah pada tahap yang serius hal ini disampaikan oleh ketua Forum Keuchik Kecamatan Indra Makmu Rusli Usman kepada sejumlah wartawan dari berbagai Media,untuk  maksud dan kedatangan mereka ke DPRK Aceh Timur hari ini, setidaknya kita dari tempat kawasan perusahaan tersebut beroperasi sudah menyampaikan apa yang terjadi selama kurang lebih satu bulan belakangan ini,ya yang penting sudah disampaikan kepada pemerintah, disinggung oleh para awak media bau seperti apa yang dirasakan oleh masyarakat?Rusli Usman kembali mengatakan seperti bau belerang dan sangat menyengat ujarnya, Selain itu apakah ada yang sakit ujar sejumlah media? untuk saat ini sudah tiga orang yang sudah masuk rumah sakit ungkap Rusli Usman, gejala yang selama ini akibat bau tersebut seperti mual mual muntah dan sesak nafas demikian katanya.
Sementara itu Hadir dalam pertemuan tersebut dari Asisten III M.Amin.SH yang juga plt Dinas lingkungan hidup Aceh Timur mengatakan bahwa kita dalam hal ini pemerintah kabupaten Aceh timur sudah perlu segera memanggil Pihak Perusahaan Medco E&P Malaka dan pihak pihak yang menanggani persoalan migas untuk dapat memberikan klarifikasi dan mencari solusi yang terbaik untuk warga masyarakat, ini setiap kita panggil terus yang hadir hanya Humas Medco saja, jadi kita tidak mendapatkan jawaban yang jelas ujarnya, bukannya tidak boleh Hadir humas mereka, namun lebih spesifiknya peran teknislah yang dapat menjawab hal hal seperti ini,kadang kita disini dianggap seperti (mie keu eng) seperti kucing kepedasan, dan sikap yang selama ini ditunjukkan oleh pihak perusahaan tidak begitu bersahabat ungkap M.Amin.SH.

hal yang sama juga disampaikan oleh  Ridwan akan, selaku tokoh masyarakat dan sejumlah tokoh lainnya dari kecamatan Indra Makmu mengatakan bahwa selama ini banyak keluhan dari masyarakat belum lagi suara bising seperti bunyi pesawat tempur yang sangat menggangu warga dan hal seperti ini bukan kali pertama terjadi ujar Ridwan.

Ketua Komisi A.DPRK Aceh Timur saat jumpa pers bersama dengan sejumlah kalangan media baik dari media cetak elektronik maupun online Irwanda mengatakan bahwa kita akan mencari solusi kepada masyarakat lingkar Tambang terkait dampak bau busuk yang diduga ditimbulkan dari Perusahaan migas tersebut, karena hampir satu bulan ini bau tersebut terus dirasakan oleh warga masyarakat lingkar tambang dan akan segera mengundang baik dari pihak perusahaan, Pemerintah, untuk dapat duduk bersama dalam menangani persoalan yang sudah sangat meresahkan warga masyarakat, disinggung oleh para awak media sekiranya bau busuk tidak dapat dihilangkan bagaimana dengan perusahaan tersebut? sebaiknya perusahaan migas tersebut angkat kaki dari Aceh Timur demikian ujar Irwanda.(*)

0 komentar:

 
Top