Nusantaranews.net, Limapuluh Kota – Program nonfisik Tentara Manunggal Membangun Nagari (TMMD/N) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Selain mendukung pembangunan infrastruktur, TMMD/N juga menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan yang dilaksanakan di SDN 08 Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (20/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Satgas TMMD/N ke-129 menggelar dua kegiatan penyuluhan, yakni penyuluhan hukum oleh Korps Hukum Korem (Kakumrem) 032/Wira Braja dan sosialisasi perekrutan serta pendaftaran Prajurit TNI oleh Ajenrem 032/Wira Braja.
Kegiatan dihadiri perangkat Nagari Sarilamak, tokoh masyarakat, dan warga Jorong Buluh Kasok yang antusias mengikuti jalannya penyuluhan.
Mayor Chk. Robby Optemy selaku Kakumrem 032/Wira Braja dalam pemaparannya menegaskan bahwa pemahaman hukum merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
"Melalui kegiatan penyuluhan hukum ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memahami dan menaati hukum dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman hukum yang baik akan membantu masyarakat terhindar dari berbagai persoalan hukum," ujarnya.
Ia menjelaskan, hukum tidak hanya berfungsi sebagai aturan yang mengikat, tetapi juga menjadi sarana untuk melindungi hak dan kewajiban setiap warga negara.
"Kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui aturan hukum, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta ketertiban dan keharmonisan di lingkungan masing-masing," katanya.
Menurut Mayor Chk. Robby Optemy, pelaksanaan penyuluhan hukum dalam program TMMD/N merupakan wujud kepedulian TNI untuk turut membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah sasaran TMMD.
"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan wawasan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran hukum, diharapkan masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara," tambahnya.
Sementara itu, dalam kegiatan sosialisasi perekrutan Prajurit TNI, Sertu Turiadi dari Ajenrem 032/Wira Braja menyampaikan bahwa penerimaan Prajurit TNI dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan tidak dipungut biaya.
"Kami ingin masyarakat, khususnya para pemuda di wilayah Nagari Sarilamak, mengetahui bahwa menjadi Prajurit TNI adalah kesempatan yang terbuka bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
"Jangan pernah percaya apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan peserta dalam mengikuti setiap tahapan seleksi," tegasnya.
Menurut Sertu Turiadi, sosialisasi tersebut menjadi bagian penting dari program nonfisik TMMD/N ke-129 dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peluang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI.
"Melalui kegiatan ini kami berharap para generasi muda dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik, mental maupun akademik, sehingga mampu bersaing secara sehat dalam seleksi penerimaan Prajurit TNI," tambahnya.
Penyuluhan hukum dan sosialisasi perekrutan Prajurit TNI ini merupakan bagian dari upaya TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang baik serta wawasan kebangsaan yang kuat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Melalui program nonfisik TMMD/N ke-129, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sadar hukum, dan sejahtera. (R.Sitepu)

No comments:
Post a Comment