Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nasib Tragis Petani Sawah, di Tambang Emas Illegal

Tuesday, July 21, 2026 | Tuesday, July 21, 2026 WIB

Nusantaranews.net, Solok
— Nasib naas menimpa S (42), warga Nagari Aia Luo, Kabupaten Solok. Beralih profesi demi mengadu nasib di tambang emas, ia justru meregang nyawa akibat kecelakaan kerja di lokasi penambangan emas ilegal Nagari Sungai Durian, Kabupaten Solok, Selasa (14/7/2026) sore menjelang Magrib.

Tergiur melonjaknya harga emas, korban memutuskan meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai petani sawah. Namun ironis, korban tewas di hari pertamanya bekerja di area tambang tersebut.

Kepergian S yang mendadak membawa duka mendalam bagi warga Aia Luo. Di mata tetangga dan kerabat, korban dikenal sebagai sosok bermasyarakat yang baik.
​"Almarhum orang baik di kampung ini. Kami sangat terkejut, namun ini mungkin sudah menjadi suratan takdir," ungkap salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.


​Dari penelusuran di lapangan, S bergabung dalam regu penambang (box) yang dikomandoi oleh seorang mandor berinisial SKR. Meski telah memasuki usia lanjut di atas 70 tahun, SKR warga Sungai Durian ini terbilang aktif memimpin operasional tambang selama satu tahun belakangan.

Di sisi lain, sosok M yang disinyalir sebagai pemilik lahan tambang bergeming saat dikonfirmasi. Ia mengklaim tidak berada di tempat saat insiden maut itu terjadi.
​"Saya kurang tahu kejadian pastinya, Pak. Posisi saya sedang di Pesisir untuk mengambil mobil," kelit M saat dihubungi wartawan via pesan WhatsApp, Rabu (15/7/2026).


​Sampai saat ini, aparat kepolisian setempat belum menerbitkan pernyataan resmi terkait rincian kronologi insiden maupun tindakan penegakan hukum atas operasional tambang ilegal tersebut.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update