Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dampak Penundaan Bantuan UNRWA Bagi Pengungsi Palestina.

Saturday, November 22, 2025 | Saturday, November 22, 2025 WIB Last Updated 2025-11-22T12:59:44Z

 



Oleh: Emy (Aktivis muslimah)


Ramallah (ANTARA) - Badan PBB untuk pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) mengatakan hujan yang mengguyur jalur Gaza memperburuk situasi sudah sangat menghawatirkan di wilayah tersebut. Dilaporkan bahwa keluarga di jalur Gaza terpaksa mencari pengungsian, termasuk di tenda-tenda darurat. Dalam pernyataan yang diliris pada Sabtu, UNRWA menegaskan bahwa bantuan peralatan untuk tempat tinggal sangat di butuhkan di Gaza. "Kami sudah menyiapkannya. Jadi kami mendesak agar diberikan izin untuk menyalurkannya kepada warga" katanya. 


UNRWA memperingatkan, bahwa badai yang selama ini melanda jalur Gaza akan menimbulkan konsekuensi bencana bagi para pengungsi diwilayah tersebut. Menurut UNRWA, upaya internasional untuk menekan Zionis Israel agar memberikan akses masuk bantuan ke jalur Gaza hingga kini masih di lakukan. UNRWA menegaskan bahwa mereka siap melaksanakan tugas kemanusiaannya yang penting di jalur Gaza, meskipun menghadapi kondisi yang sangat sulit bagi warga setempat. Pihaknya juga menyampaikan bahwa sekolah-sekolah miliknya di Gaza masih berfungsi sebagai tempat perlindungan aman, dengan ruang kelas yang diubah menjadi hunian sementara. 


UNRWA adalah Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina, didirikan 75 tahun yang lalu. Tetapi pada saat ini, bantuan kepada UNRWA ditangguhkan dan otomatis terjadi pengurangan bantuan kepada penduduk Gaza. Belum lagi cuaca buruk dan hujan menambah situasi sangat sulit dan menghawatirkan. Negara barat Penyumbang dana terbesar untuk UNRWA adalah Amerika Serikat, tetapi dibalik itu Amerika lah yang membantu Israel dalam menjalankan misinya. Amerika di ibaratkan ular berkepala dua, disisi lain memberikan sumbangan kemanusiaan kepada rakyat Palestina untuk dapat bertahan hidup, tetapi dibalik itu Amerika juga yang mendukung Israel untuk memerangi dan membantai rakyat Palestina dengan memberikan bantuan pasokan senjata terbesar. Semestinya tugas UNRWA adalah memberikan bantuan dan pelindungan kepada populasi pengungsi Palestina, tetapi pada realitanya negara-negara kafir barat malah memerangi rakyat Palestina. Dengan demikian hal ini membuktikan minimnya rasa kemanusiaan atas penderitaan muslim Palestina. Hal ini menjadi bukti bobroknya tata kehidupan dampak dari sistem kapitalisme. Para pengusung sistem kapitalisme tidak akan melepaskan genggaman nya jika ada manfaat bagi mereka, dan sebaliknya jika hal yang tidak ada manfaatnya pasti mereka meninggalkannya, itulah sistem kapitalisme segala sesuatu berdasarkan asas manfaat.


Saat ini, negeri-negeri muslim tidak berbuat apa-apa ketika saudara sesama muslim didzolimi dan tak berdaya. Dan yang lebih miris banyak negari muslim yang justru bersatu dan mendukung Israel hanya karena kepentingan politik negaranya. Suatu hal yang sangat memilukan ketika nengeri muslime tidak peduli dengan penderitaan sesama muslim, padahal sesama muslim diwajibkan saling membantu. Karena sesama muslim di ibaratkan satu tubuh, jika ada anggota tubuh yang sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakit. Rasulullah Saw juga bersabda: "Tidaklah beriman kepadaku seseorang yang bermalam dalam keadaan kenyang, sementara tetangga yang disampingnya dalam keadaan lapar padahal Ia mengetahuinya". (H.R Ath- Thabrani).


Dalam hal ini, Islam hadir bersama dengan segala aturannya yang datang berasal dari sang Khaliq. Sistem sekulerisme hanya akan membawa ke madhorotan saja, dan hanya menguntungkan mereka yang mempunyai modal besar. Perdamaian dunia yang hakiki akan terwujud dengan satu sistem yaitu sistem Islam. Karena dalam sistem Islam Segala aturan berdasarkan firman Allah Swt sebagai sang Khaliq, yang maha tahu segala yang dibutuhkan hambanya. Karena itu, segala aturannya pasti akan membawa kemaslahatan bagi umat manusia.


Wallahu alam Bis'showab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update