Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Krisis Kesehatan Mental di Bawah Sistem yang Rusak

Friday, July 19, 2024 | July 19, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:41:59Z

 

Oleh Nita Fadilah

Aktivis Muslimah

 

Fenomena bundir makin mengkhawatirkan, dengan maraknya kasus bundir ini menunjukkan lemahnya iman dan mental pada masyarakat saat ini. Seperti dikutip oleh media online ulasan.co, hari Jumat, 05-07-2024, Beberapa hari yang lalu terjadi dua peristiwa bunuh diri dalam sehari. Kemudian di awal tahun 2024, juga terjadi empat kasus bunuh diri dalam kurun waktu satu bulan. Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus mengatakan, semua elemen penting untuk menyampaikan dan menyuarakan, serta mencegah orang untuk bunuh diri.

“Dalam mencegah fenomena bunuh diri ini kita bukan tidak berbuat apa-apa atau hanya menerima informasi. Namun yang perlu kita dorong atau tingkatkan adalah inisiatif dari semua elemen,” kata Fadli.

Masyarakat dapat berperan memberikan pesan dan ilmu agama yang dapat berpengaruh kepada keimanan, sehingga pencegahan bunuh diri dapat dilakukan dan meminimalisir,” ucap Fadli.

Buruknya mentalitas masyarakat di sistem sekuler kapitalisme, yaitu memisahkan peran agama dari kehidupan dengan memandang standar kemuliaan hidup dinilai dari materi.

Krisis keimanan yang tengah melanda masyarakat ini penyebabnya adalah adanya paham sekuler, ditambah abai nya negara dalam mengurus kebutuhan rakyat. Negara gagal menjaga kesehatan mental masyarakat karena tekanan dalam kehidupan makin berat. seperti lapangan pekerjaan yang sulit, kebutuhan pokok yang makin mahal, PHK terjadi dimana-mana dan masih banyak lagi. Itu semua mengakibatkan tingkat stress yang tinggi pada masyarakat dan akhirnya memilih jalan pintas dengan bundir.

Sehingga dalam sistem kapitalis bundir menjadi hal yang biasa ketika solusi dalam menghadapi masalah, hingga jika seseorang dalam keadaan putus asa bundir menjadi sebuah pilihan.

Umat Islam sendiri makin jauh dari pemahaman Islam membuat mental mejadi rapuh. Ketika syariat Islam tidak diterapkan, inilah salah satu akibatnya. Hidup jauh dari berkah Allah dan kerusakan yang terus terjadi di tengah kehidupan manusia.

Bundir tidak menyelesaikan masalah, mental yang butuh dikuatkan saat menghadapi masalah dengan pemahaman akidah Islam yang sesuai syariat. Bukan akidah sekuler seperti yang terjadi sekarang.

Berbeda jika diterapkannya aturan Islam. Negara Islam akan menerapkan sistem pendidikan Islam untuk mencetak generasi yang berkepribadian Islam. Tujuannya agar masyarakat memahami cara berpikir yang benar atas hakikat kehidupan. Menerapkan akidah yang benar dibutuhkan peran negara, karena negara yang memiliki kekuatan mengatur rakyat.

Dibutuhkan juga ketakwaan individu, dengan akidah Islam yang benar hingga manusia memahami bahwa dia harus taat kepada Allah Swt. menjalankan semua syariat-Nya. Seseorang bisa bersabar, ikhlas, istikamah dan qona’ah menerima apapun yang dia alami, karena dia sadar bagian dari hidup pasti ada ujian. Dengan memahami mindset ini seseorang akan memiliki mentalitas yang luar biasa kuat.

Dan negara akan menjamin kesejahteraan warga negaranya dari segi ekonomi, jaminan ini wajib dilakukan oleh negara karena perintah syariat. Ketika individu dan masyarakat memiliki akidah yang benar ditambah support system dari negara, maka akan menutup maraknya kasus bundir di tengah masyarakat.

Hanya sistem Islam yang mampu mengatur tentang segala aspek kehidupan dan memberikan solusi masalah semua problematika hidup umat. Back to syariah back to Islam kaffah.

Wallahualam bissawab

×
Berita Terbaru Update