Nn, Padang -- Sepuluh pasang Uda dan Uni Finalis Kota Padang tahun 2013 berkunjung ke panti asuhan Aisyah cabang Naggalo. Uni cantik-cantik dan uda ganteng-genteng itu, bukan hanya melenggang lenggok di pentas Gelanggang Siliah Baganti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota tercinta, mempunyai rasa kepedulian yang tinggi terhada anak yatim. Dua puluh orang rombongan peragawan/ti kota Padang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Hj. Mutiawati Fauzi Bahar bertandang ke panti Aisyiah Senin (8/4). Kedatangan finalis uda dan uni di panti disambut dengan lantunan Asmaul Husna oleh para santriwati.
“ Finalis uda dan uni kota Padang memberikan bingkisan kepada para anak yatim itu, bahkan bagi yang menang, juara satu nanti, insyaallah akan memberikan bantuan satu set tempat tidur untuk panti Aisyiah ini. Ketua Dekranasda Hj. Mutiawati Fauzi Bahar turut memberikan bantuan.”
Ketua Dekranasda Kota Padang Hj. Mutiawati Fauzi Bahar menyampaikan, panti asuhan perlu uluran tangan dari siapa saja. Ini menjadi kewajiban kita untuk membantunya. Perhatian untuk anak-anak panti maupun gedung panti asuhan bukan hanya dari pemerintah semata, tetapi dari kalangan masyarakat yang kehidupan ekonominya lebih. Kini dengan datangnya kelompok uda dan uni, setidaknya banyak manfaat yang dirasakan langsung oleh mereka.
Sejalan dengan itu, kepada para murid-murid panti asuhan Aisyiah tidak perlu meras a risau lagi, sebab ibu-ibu pengurus panti ini langsung menjadi orang tua kalian. Untuk itu, patuhi disiplin yang diterapkan, belajarlah dengan rajin, hilangkan rasa malas, tanamkan apa yang dicita-citakan dalam diri. Setelah itu, raihlah cita-cita itu, pesan Mutiawati
Kemudian yang perlu ditanankan dalam diri yaitu rasa memiliki yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan, lalu terapkan dalam kehidupan di panti asuhan Aisyiah ini. Biasakan membersihkan lingkungan setiap hari, kotor di sapu, melihat sampau lalu dipungut dan dibuang pada tempat yang telah disediakan. Sebab kebersihan ini erat sekali hubungannya dengan kesehatan dan sekaligus bisa jadi cerminan kepribadian kita.
Sedangkan kepala Panti Aisyiah cabang Nanggalo Nurlela, Amd mengemukakan, kondisi saat ini, 10 tempat tidur bertingkat, untuk tempat tidur 20 orang anak asuhan. Sedangkan jumlah murid 70 orang, maka kurang tempat tidur 20 unit lagi, untuk empat puluh orang tempat tidur. Seiring dengan itu, dari 70 orang santri, 27 orang yang disekolahkan diluar, seperti di Bekasi, di Bukittinggi, Padang Panjang, 10 pada semester satu mampu meraih prestasi 10 besar. Prestasi pendidikan yang diraihnya telah menjadi kebanggan bersama. Kemudian anak panti ini juga ikut pemilihan Duta Wisata, uda dan uni Kota Padang tahun 2013, peserta 04, tapi gagal, tahun depan dicoba lagi. Irwandi Rais