Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PoV-mu Menentukan Jalan Hidupmu

Wednesday, November 04, 2026 | November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T04:48:57Z

Oleh : Martinah, S.Pd


Setiap orang memiliki Point of View (PoV) atau sudut pandang dalam memandang kehidupan. PoV inilah yang memengaruhi cara seseorang berpikir, bersikap, mengambil keputusan, hingga menentukan arah hidupnya. Tidak heran jika anak muda sering kali memiliki PoV yang berbeda dengan orang tua maupun gurunya. Mereka merasa memiliki pandangan sendiri yang dianggap lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Bagi generasi muda, PoV bahkan bisa menjadi identitas dan gaya hidup. Apa yang mereka yakini, ikuti, dan tampilkan di media sosial seolah menjadi gambaran siapa diri mereka. Sayangnya, anak muda sering kali mudah terbawa arus PoV yang sedang tren. Sesuatu yang viral dianggap keren, sesuatu yang banyak diikuti dianggap benar, tanpa sempat berpikir kritis tentang nilai dan dampaknya.

Di sinilah media sosial memainkan peran besar. Berbagai konten yang mengusung pemikiran sekuler liberal begitu mudah menyebar dan memengaruhi cara pandang anak muda. Kebahagiaan, misalnya, sering digambarkan sebagai kemampuan membeli barang bermerek, mencoba kuliner mahal, traveling ke berbagai tempat, mengikuti tren outfit, hingga melakukan healing dengan menghamburkan uang.

Tanpa disadari, anak muda sedang menjadi sasaran pasar sistem kapitalisme global. Berbagai industri berlomba-lomba menciptakan kebutuhan dan keinginan baru demi meraup keuntungan. Kosmetik, kuliner, fashion, traveling, dan hiburan dikemas sedemikian rupa agar menjadi bagian dari lifestyle anak muda. Akibatnya, lahirlah generasi yang cenderung materialistis, konsumtif, dan memaknai kebebasan sebagai hak untuk melakukan apa saja tanpa batasan nilai agama.

Lantas, apakah PoV seperti ini yang seharusnya menjadi pedoman hidup seorang muslim?

Islam memiliki PoV yang khas dalam memandang kehidupan. Standar kebahagiaan bukanlah materi, popularitas, atau kebebasan tanpa batas, melainkan keridaan Allah Swt. Seorang muslim memahami bahwa hidup adalah ibadah dan setiap pilihan harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

Karena itu, generasi muda muslim perlu menyadari bahwa tidak semua PoV yang mereka ikuti lahir dari kebutuhan dan kesadaran diri. Bisa jadi, cara pandang tersebut telah dibentuk oleh sistem kapitalisme melalui berbagai propaganda di media sosial. Viral bukan berarti benar, populer bukan berarti baik, dan tren bukan berarti harus diikuti.

Anak muda muslim harus memiliki sikap selektif, kritis, dan waspada dalam menerima berbagai pemikiran. Islam harus menjadi landasan dalam menentukan standar benar dan salah, baik dan buruk, serta terpuji dan tercela.

Lebih dari itu, dibutuhkan sistem kehidupan yang mampu membentuk generasi muda dengan kepribadian Islam yang kuat. Sistem Islam akan mendidik anak-anak muda agar tidak sekadar menjadi konsumen tren, tetapi menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki visi besar membangun peradaban Islam.

Jadi, jangan biarkan orang lain menentukan PoV-mu, apalagi kepentingan pasar mengendalikan masa depanmu. Jadikan Islam sebagai landasan berpikir dan bertindak. Sebab, PoV yang benar akan mengantarkanmu pada jalan hidup yang benar, yakni jalan menuju rida Allah Swt.
×
Berita Terbaru Update