Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waspada, Narkoba Berbentuk Vape Incar Anak-Anak Muda

Saturday, October 10, 2026 | October 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T07:01:20Z


Oleh Ana Merliana

Aktivis Muslimah

 

Nusantaranews.net, Vape mungkin terlihat sederhana tapi di tangan jaringan narkoba perangkat kecil itu bisa menjadi alat penyebar racun yang mengancam masa depan generasi muda. Bukan lagi berbentuk pil atau serbuk, narkoba kini hadir dalam bentuk cairan (liquid) dan digunakan layaknya isi ulang vape. Sekilas tampak seperti produk rokok elektrik biasa, padahal mengandung zat berbahaya dan masuk kategori narkotika. Berbeda dari narkoba konvensional, jenis ini hadir dalam rupa cairan bening. Penampilannya nyaris tak bisa dibedakan dari liquid rokok elektrik biasa.

Jaringan internasional mengemasnya dalam cartridge atau pod siap pakai sehingga dapat langsung dipasang ke perangkat vape. Praktis, ringkas, dan tidak mencurigakan. Justru kesederhanaan inilah yang membuat peredarannya sulit terdeteksi. Praktik tersebut terungkap di Jakarta Utara. Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan distribusi besar pada Januari 2026 setelah menerima informasi masyarakat.

Dari hasil penyelidikan, polisi:

* menangkap tersangka R di sebuah hotel di Jakarta Barat

* menyita 333 cartridge vape berisi cairan narkoba

* mengembangkan kasus dan menangkap tiga tersangka lain (RP, MR, dan N)

* menemukan 5.095 cartridge tambahan dalam koper

“Dalam koper terdapat 5.095 catrtidge rokok elektrik yang berisi cairan bening narkotika golongan II jenis etomidate,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo dikutip dari artikel di laman Detik dengan judul Polres Tanjung Priok Sita 5 Ribu Vape Isi Narkoba dari Jaringan Internasional. Total ribuan cartridge tersebut menegaskan bahwa peredaran bukan sekadar konsumsi pribadi, melainkan bagian dari jaringan distribusi skala besar. Dikutip, artikel pusiknas.polti.go.id, Selasa, 20 Januari 2026.

Dari fakta di atas dapat di simpulkan bahwa:

1. Narkoba mengincar anak muda yang ikut-ikutan tren

2. Rasa penasaran pada anak muda dan kurangnya pemahaman dalam hal agama, kesehatan dan hukum

3. pergaulan yang bebas dan tidak di awasi

Sehingga para jaringan narkoba memanfaatkan rasa penasaran anak muda tersebut dalam bentuk liquid vape, bisa digunakan tanpa alat tambahan dan terlihat aman bagi pemula.

Apakah penyebabnya sehingga terjadi hal seperti ini:

1. Kurangnya pengawasan dalam keluarga sebagai madrasah pertama untuk anak.

2. Sistem sekuler yang mencabut akidah dalam kehidupan generasi muda sehingga mereka tidak punya benteng keimanan dalam berpikir dan berperilaku.

3. Kapitalisme membuka ruang bagi industri apapun selama menguntungkan, ada pasar, ada peminat, seperti bisnis vape narkoba.

4. Negara tidak memposisikan diri sebagai junnah dan raa'in yang melindungi generasi. Respons negara hanya masih sebatas usulan pelanggaran dalam RUU, sementara vape narkoba sudah menyebar luas.

Solusi apakah yang di berikan Islam:

1. Islam membangun akidah sebagai benteng generasi bukan hanya di rumah, lingkungan, serta di sekolah. Keimanan yang kokoh dan kesadaran akan rasa takut kepada Allah menjadi pelindung pertama dari segal macam yang haram dan merusak

2. Islam mewajibkan menjagaan akal (hifdz al -aql), maka segala yang merusak akal seperti khamr, narkoba dan sejenisnya haram secara mutlak. Tidak boleh ada bisnis yang membahayakan

3. Negara khilafah menerapkan islam secara sempurna. Melalui sistem pendidikan, generasi di bentuk jadi orang berkepribdian islam, negara akan memberantas semua jenis bisnis narkoba, menjauhkan media dari iklan-iklan narkoba, dan penerapan sanksi tegas (uqubat) zawajir dan jawabir bagi produsen, pengedar, hingga pemakai vape narkoba.

Bila generasi dibina dengan baik, maka para pemuda akan tergerak berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan kehidupan islam yang di dalamnya siterapkan syariat Islam secara kaffah.

Dengan cara itu kerahmatan Islam dijanjiakan, berupa keadilan, kedamaian, kesejahteraan, ketentraman dan kemajuan akan terwujud secara nyata.

Wallahu a'lam bishawab


×
Berita Terbaru Update