Nusantaranews.net, Takalar — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Tematik Literasi melakukan upaya pengaktifan kembali Perpustakaan Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen mahasiswa dalam mendukung penguatan budaya literasi serta menyediakan ruang belajar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa.
Upaya pengaktifan kembali perpustakaan diawali dengan kunjungan mahasiswa KKN pada 11 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapati kondisi perpustakaan desa yang sudah cukup lama tidak dikelola secara optimal. Sejumlah koleksi buku mengalami kerusakan, antara lain karena sobek, basah, dan lembap. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar koleksi tidak lagi dapat digunakan.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN kemudian melakukan identifikasi terhadap koleksi yang masih layak digunakan sekaligus menyusun langkah pembenahan perpustakaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memindahkan ruang perpustakaan dari lokasi sebelumnya ke ruangan yang berada di samping Kantor Desa Laikang.
Pemindahan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ruangan yang lebih memungkinkan untuk ditata dan dikembangkan sebagai ruang baca. Selanjutnya, mahasiswa melakukan pembersihan ruangan dan rak, memilah buku berdasarkan kondisi, serta menata kembali koleksi yang masih dapat dimanfaatkan.
Pembenahan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik perpustakaan, tetapi juga pada penciptaan suasana ruang baca yang lebih menarik bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Mahasiswa memberikan sejumlah sentuhan dekorasi pada ruangan dengan memanfaatkan karya siswa-siswi yang dihasilkan dalam rangkaian kegiatan literasi selama pelaksanaan KKN.
Karya tersebut berasal dari kegiatan menulis cerita berdasarkan buku bacaan serta pembuatan proyek berbasis buku. Kehadiran karya-karya siswa menjadi bagian dari dekorasi perpustakaan sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan hasil kreativitas mereka.
Selain melakukan penataan terhadap koleksi lama yang masih layak baca, mahasiswa KKN juga menambah ketersediaan bahan bacaan melalui koleksi buku yang diperoleh dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Tambahan koleksi tersebut diharapkan dapat memperkaya pilihan bacaan dan meningkatkan daya tarik perpustakaan bagi masyarakat Desa Laikang.
Setelah melalui serangkaian proses pembenahan, mulai dari pembersihan, pemindahan, pemilahan koleksi, penataan buku, hingga penataan ruang, Perpustakaan Desa Laikang resmi dibuka kembali pada 6 Agustus 2026. Perpustakaan tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang membaca dan belajar.
Pengaktifan kembali perpustakaan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unhas Tematik Literasi dalam mendukung pengembangan literasi di tingkat desa. Keberadaan ruang baca yang lebih tertata diharapkan dapat memberikan akses terhadap bahan bacaan sekaligus mendukung aktivitas belajar masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya melakukan pembenahan terhadap fasilitas yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, tetapi juga berupaya membangun kembali fungsi perpustakaan sebagai bagian dari lingkungan belajar masyarakat Desa Laikang.
Dengan tersedianya ruang baca yang lebih tertata, koleksi yang bertambah, serta karya-karya siswa yang menghiasi ruangan, Perpustakaan Desa Laikang diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai salah satu sarana pendukung kegiatan literasi masyarakat.
