Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Irwan Basir Datuk Rajo Alam Siap Bertarung di Pemilihan Ketua LKAAM Kota Padang 2026

Friday, September 04, 2026 | September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T09:54:04Z
Irwan Basir Datuk Rajo Alam Siap Bertarung di Pemilihan Ketua LKAAM Kota Padang 2026

Nusantaranews.net
, Padang

Sosok Irwan Basir, SH, MM, Datuk Rajo Alam tentu sudah sangat familiar bagi masyarakat Kota Padang. Tokoh yang populer dengan slogan "Tidak Kemana-mana, Tapi Ada di Mana-mana" ini senantiasa aktif dalam berbagai agenda sosial, kemasyarakatan, hingga pelestarian adat.

Menjelang pemilihan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang yang dijadwalkan pada 16 September 2026, ia secara resmi menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung.

Murni Niat Mengabdi, Bukan Mengejar Posisi

Datuk Rajo Alam menegaskan bahwa keputusannya mencalonkan diri bukan didasari oleh ambisi mengejar kedudukan semata. Langkah ini murni merupakan wujud komitmennya untuk memperkuat peran lembaga adat serta merawat nilai-nilai luhur Minangkabau di tengah arus modernisasi.

Dikenal vokal dan responsif terhadap isu-isu sosial, ia bertekad menjadikan LKAAM Kota Padang sebagai rumah besar bagi para ninik mamak dan pemangku adat dalam merumuskan solusi atas berbagai dinamika sosial masyarakat.

"Saya melangkah bukan demi mengejar jabatan, melainkan untuk mengabdi. Apabila amanah ini diberikan, saya ingin mematikan LKAAM benar-benar dirasakan keberadaannya oleh rakyat sekaligus menjadi wadah pemersatu ninik mamak dalam menjaga martabat adat," ungkapnya.

Menghidupkan Falsafah ABS-SBK dalam Kehidupan Nyata

Menurutnya, pembahasan mengenai adat tidak boleh berhenti pada seremonial belaka. Penerapan nilai adat harus terwujud dalam keseharian, khususnya sebagai benteng pelindung generasi muda dari dampak negatif kemajuan zaman dan penyakit masyarakat.

Ketua DPD LPM Kota Padang ini berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) secara nyata.

Bagi Datuk Rajo Alam, ABS-SBK bukanlah slogan formalitas. Falsafah tersebut harus menjadi pijakan utama dalam membangun karakter warga serta memperkokoh sinergi antara keluarga, tokoh adat, ulama, dan elemen masyarakat.

"Adat harus memiliki marwah. ABS-SBK jangan sekadar diucapkan saat acara resmi, tetapi wajib kita amalkan. Ninik mamak harus hadir dan menunjukkan kepedulian nyata terhadap anak kemenakan," tegasnya seraya menekankan pentingnya penegakan amar makruf nahi mungkar.

Sinergi Antar-Lembaga demi LKAAM yang Berdampak

Ke depan, ia menargetkan terjalinnya kolaborasi yang solid antara LKAAM Kota Padang dengan Pemerintah Kota, jepolisian, alim ulama, bundo kanduang, pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Langkah kolaboratif ini dinilainya sangat krusial agar kelembagaan adat tidak sekadar kuat secara administratif, namun juga membawa manfaat langsung yang nyata bagi publik.

Bermodalkan jam terbang organisasi yang tinggi, jaringan yang luas, serta hubungan dekat dengan warga, Irwan Basir Datuk Rajo Alam optimistis mengusung visi pembaharuan ini menuju bursa pemilihan.

Bagi dirinya, sebuah posisi hanyalah sarana, sedangkan tujuan utamanya tetaplah pengabdian demi menjaga marwah adat Minangkabau.

Kini, jargon "Tidak Kemana-mana, Tapi Ada di Mana-mana" memiliki makna yang makin mendalam: sebuah komitmen untuk selalu siap hadir di tengah masyarakat dan membela nilai-nilai adat kapan pun diperlukan.

×
Berita Terbaru Update