Nusantaranews.net, Limapuluh Kota — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar edukasi kesiapsiagaan bencana bagi warga sekolah di SMPN 3 Kecamatan Harau, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini disosialisasikan langsung melalui upacara bendera mingguan untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, S.H., yang bertindak sebagai pembina upacara, menekankan pentingnya pemahaman mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh elemen sekolah menjadi kunci utama dalam meminimalisasi risiko kecelakaan atau korban jiwa saat bencana terjadi.
"Saat terjadi bencana jangan panik dan tetap tenang agar dapat menyelamatkan diri dengan tepat," tegas Zaimar dalam amanatnya di hadapan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Selain mengimbau untuk menjaga ketenangan, Zaimar juga meminta seluruh warga sekolah memahami langkah-langkah darurat. Hal tersebut mencakup pengenalan jalur evakuasi, penentuan titik kumpul yang aman, hingga kepatuhan terhadap instruksi pihak berwenang.
Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa, melainkan seluruh komponen sekolah termasuk kepala sekolah, guru, dan petugas kebersihan. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, siaga, dan tangguh dalam menghadapi potensi ancaman bencana di wilayah Lima Puluh Kota. (R.Sitepu)
