Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Israel Membungkam Gaza, Dunia Membungkam Nurani Kemanusiaan

Wednesday, October 01, 2025 | Wednesday, October 01, 2025 WIB


Oleh : Rengganis Santika

“I ask all the soldiers of the army of the United States: do not point your rifles at humanity. Disobey the orders of Trump. Obey the order of humanity.” Inilah kutipan pidato presiden Columbia Gustavo Petro dalam sidang PBB. Kurang lebih Gustavo menyerukan panggilan kemanusiaan. Kepada seluruh korps tentara Amerika Serikat, agar jangan patuhi perintah Trumph, tapi patuhilah nurani kemanusiaan. Bahkan dalam pidatonya, Gustavo Petro menekankan, tak cukup bicara, beretorika, namun harus ada aksi nyata. Negara-negara agar segera memobilisasi pasukan ke Gaza. Sebuah pidato yang cukup berani, dengan resiko akhirnya Trumph membekukan visanya.

Situasi Genting, Kesadaran Dunia Penting.

Israel terus membungkam Gaza, setelah para jurnalis disana berhasil membuka mata dunia, hingga mereka menjadi target serangan Israel. Kini pembungkaman Israel semakin masif, sebagaimana dilansir TRIBUNNEWS.COM - Situasi di Jalur Gaza kian memburuk sinyal internet dan jaringan telekomunikasi diputus total pada Kamis (18/9/2025). Pemadaman akses internet ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan strategi militer Israel untuk menargetkan infrastruktur penting. Jalur komunikasi utama adalah infrastruktur vital. Pemadaman ini dilakukan seiring dengan serangan darat dari tank-tank Israel yang masuk ke jantung Kota Gaza. Pernyataan resmi Perusahaan Telekomunikasi Palestina (Paltel), telekomunikasi lumpuh total akibat pengeboman rute jaringan inti. Kebenaran fakta genosida dibungkam, namun dunia tahu dan sadar. Tak cukup memang dengan aksi walk out di sidang umum PBB. Dunia harus segera mengakhiri kebungkamannya atas genosida di depan mata mereka.

Drama sidang umum PBB, menjadi bukti dunia tak lagi bisa berharap pada PBB. Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), menyebut hampir 48.000 warga Palestina telah mengungsi ke selatan dalam dua hari terakhir. Para wanita dan lansia, berjalan kaki hingga 9 jam di bawah cuaca ekstrem karena tak mampu membayar transportasi. Warga dipaksa meninggalkan Gaza setelah serangan darat besar-besaran di Gaza. Tapi PBB tetap diam tak ada aksi nyata, resolusi dan diplomasi tak lagi berguna.

Dunia telah membungkam hati nuraninya. Gaza adalah alat ukur kesadaran fitrah kita sebagai manusia. Situasi Gaza semakin genting, maka kesadaran begitu penting. Para aktivis kemanusiaan tahu dan sadar, aksi sumud flotilla, atau aksi massa bersuara dijalan bukan solusi akhir, tapi setidaknya inilah ekspresi kesadaran kemanusiaan itu tidak mati. Aksi menciptakan opini dan narasi kuat yang menakutkan bagi Israel dan AS. Mereka sangat takut akan kebenaran. Diamnya dunia adalah keuntungan bagi Israel

Kesadaran Langkah Menuju Solusi Hakiki

Mengapa fitrah kemanusiaan seolah mati? Karena umat saat ini terbelenggu ideologi kapitalisme sekuler. Ideologi ini sukses mematikan fitrah manusia. Naluri sebagai hamba dari sang pencipta dikubur oleh sekularisme. Kapitalisme juga telah mengubur manusia pada kehidupan materialisme, kecintaan pada kekuasaan, harta, kesenangan jasadi dan ketakutan pada kematian. Inilah penyakit yang menimpa para penguasa muslim. Dua milyar umat Islam akhirnya lemah bagai buih. Israel dan AS sukses mengendalikan hidup manusia modern saat ini pada kegelapan jahiliyah seperti dulu. Potensi besar umat ini dan militernya yang terkenal kuat menjadi mandul. Saatnya membangun kesadaran akan solusi hakiki melalui dakwah dan edukasi.

Sejarah membuktikan bahwa penjajahan hanya bisa diakhiri dengan jihad, sebagaimana umat Islam dahulu mengusir penjajah dari tanah-tanah mereka. Kekuatan adidaya AS hanya bisa dilawan dengan adidaya pula yang tiada lain khilafah dimana seluruh negri muslim bersatu sebagaimana dulu. Kesadaran akan solusi hakiki ini harus menjadi opini umum. Agenda besar umat Islam dan dunia bersama mewujudkan kekuatan melawan arogansi AS dengan khilafah. Kemudian melakukan aksi nyata melawan penjajah israel dengan jihad, inilah pembebasan yang sejati. Wallahu alam


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update