Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maraknya Perundungan : Menjadi PR besar Bukan Hanya Pada Didikan dan perlindungan Orang Tau Tapi juga Peran Dari Pemerintah Negara.

Saturday, July 05, 2025 | Saturday, July 05, 2025 WIB
Maraknya Perundungan : Menjadi PR besar Bukan Hanya Pada Didikan dan perlindungan Orang Tau Tapi juga Peran Dari Pemerintah  Negara.

Penulis : Neta Susanti

Dari : Komunitas Muslimah Coblong



Lalu Hadrian Irfani Wakil Ketua Komisi X DPR, menyoroti kasus perundungan terhadap siswa di SMP, wilayah kabupaten Bandung. karena hal tersebut menyangkut pada tindak pidana maka Ia meminta pelaku kasus perundungan menceburkan korban ke sumur ditindak secara administrasi dan hukum.


"Kerja sama dengan Kementerian PPPA, KPAI, dan aparat penegak hukum juga krusial. Untuk memastikan bahwa kasus kekerasan tidak hanya ditangani secara administratif, tetapi juga hukum," kata legislator dari Fraksi PKB tersebut kepada wartawan, pada Jumat (27/6/2025).


Lalu menyatakan, Komisi X DPR dan pemangku kebijakan terkait menaruh perhatian atas kasus perundungan yang masih jamak terjadi. Dimana korban yang merupakan siswa SMP diceburkan ke sumur oleh sejumlah orang, karena menolak meminum minuman alkohol.


Lalu juga megatakan "Kasus kekerasan di sekolah, termasuk kekerasan di SMP Kecamatan Ciparay. Atau kekerasan dimana pun itu, tentu menjadi perhatian kita semua,"


Lalu pun berharap, kekerasan di lingkungan sekolah tersebut harus ditangani secara tegas. Ia mendorong adanya tim pencegahan perundungan yang melibatkan pihak orang tua hingga guru.


Lalu menambahkan, perlu adanya penguatan pengawasan penanganan kekerasan di sekolah. Kementerian dan dinas pendidikan harus memastikan setiap sekolah memiliki protokol jelas untuk menangani kasus kekerasan terhadap anak-anak.


Fakta dengan terus bertambahnya kasus perundungan pada anak pada setiap tahunnya  menguatkan bahwa sangat kurangnya  perhatian orang sekitar terhadap tumbuh kembang seorang anak yang menjadikan anak tersebut memiliki gangguan prilaku atau di sebut conduct disorder yaitu suatu gangguan mental yang mana terdapat masalah pada  pelanggaran norma sosial.


Hal ini menunjukan gagalnya regulasi dan dan lemahnya sistem sangsi yang di berlakukan pada si pelaku perundungan. Di sisi lain juga kita meyaksikan betapa gagalnya sistem pendidikan di era sekarang yang menjadikan anak di bawah umur bisa terkontaminasi dengan sesuatu hal yang haram seperti alkohol/tuak, dan menimbulakan  berbagai kekerasan di kalangan anak.


Semua ini adalah hasil dari busuknya penerapan sistem sekuler kapitalis dalam semua aspek kehidupan, dengan demikian di butuhkan perubahan yang mendasar dan menyeluruh, tidak cukup hanya solusi pada batang masalah nya saja seperti menyusun regulasi ataupun membuat sangsi yang memberatkan si pelakunya namun juga paradigma kehidupan yang di emban oleh negara.


Saat sistem islam di terapkan oleh negara hal seperti perundungan baik verbal maupun non verbal  atau perbuatan yang haram adalah hal yang sangat jarang di temukan, karna islam adalah satu-satunya sistem yang bisa masuk di akal manusia yang menjadikan pemikiran manusia jauh dari hal-hal yang buruk.


Dalam hal mendidik anakpun islam menjadikan masa akil baligh sebagai titik awal pertanggung jawaban seorang manusia, hadist daei nabi muhammad swt pun menunjukan hal itu, dan adapaun penanaman pondasi atau pendidikan akhlak dan aqidah islam pada anak di tanam kan sejak dini yang bisa menjadi benteng bagi anak menentukan mana perbuatan yang baik dan buruk.


Dari sistem pendidikan islam pun menyiapkan atau menghasilakan anak yang mukallaf pada saat baligh, pendidikan ini pun menjadi tanggung jawab bagi para orang tua, sekitar. bahkan peran pemerintah dan negara menjadi paling bertanggung jawab dalam menyusun kurikulum pendidikan dalam semua kalangan termasuk kurikulum dalam berumah tangga.

Adapun hal lain seperti sistem informasi, memperkuat sistem sanksi, semua hal ini di lakukan demi mewujudkan generasi yang memiliki kepribadian islam.


Sumber : www.rri.co..id

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update