Oleh : Gien Rizuka
Bagi seluruh pengguna flatfrom media sosial, tentu tak heran melihat fenomena atau mungkin bagi sebagian sudah menjadi peniru tren yang sedang viral di moment sebelum dan pasca lebaran di tahun ini.
Ya, tren velocity sedang buming di Idul fitri tahun ini. Biasanya, permainan ini digunakan oleh sebagian masyarakat dalam metode membagi-bagi THR. Mungkin sekilas aktivitas tersebut tampak tidak salah, bahkan lucu dan menyenangkan.
Namun bagi seorang muslim, tentu harus seksama ketika hendak melakukan sesuatu aktivitas. Hukum apakah yang terkandung dalam aktivitas ini, halal, haram, mubah, makruh ataukah subhat.
Terlepas dari itu pula, hal ini mengandung unsur politik dari arah barat untuk menyesatkan akidah umat. Kafir sejak dulu kala akan berusaha menggiring kaum muslimin sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta agar kaum muslimin menyerupai tradisi mereka. Sebab pasalnya, Permainan ini sesungguhnya permainan kaum kafir Yahudi, yang tentu tidak layak untuk kaum muslimin ikuti.
Serta bayangkan, tatkala saudara kita di Palestina kian menderita, apakah kita tega mengkhianati saudara kita di sana dengan mudahnya kita meniru budaya kaum Yahudi, yang sebagian dari entitas mereka sejak lama berusaha memusnahkan kaum muslimin di masjidil Aqsa?_Wallualam bishawab_

No comments:
Post a Comment