Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gaza Membara, Penguasa Muslim Masih Sibuk Beretorika

Sunday, November 03, 2024 | Sunday, November 03, 2024 WIB

Oleh Risye Kristina Dewi
Komunitas Rindu Surga

Waktu sudah berjalan satu tahun, militer Zionis Yahudi masih terus melancarkan serangannya. Mereka terus melakukan genosida (pembersihan etnis tanpa sisa) terhadap penduduk Gaza, Palestina. Serangan yang sangat keji mereka arahkan kepada warga sipil yang bukan anggota Hamas, yakni anak-anak, orang tua, perempuan, jurnalis, bahkan terhadap tim medis.

Penghancuran yang dilakukan Zionis Yahudi terhadap penduduk Gaza sejatinya merupakan kesengajaan dan sistematis. Ledakannya begitu dasyat setara dengan 4,6 kali lipat dari bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang. Banyak infrastruktur yang hancur, di antaranya 814 masjid rusak bersama 3 gereja dan 19 kawasan pemakaman. Rumah sakit juga hancur dan 564 sekolah rusak berat. Selain itu, Zionis Yahudi dan penduduknya juga memblokade truk-truk bantuan pangan ke Gaza. Akibatnya, 70 persen lebih penduduk Gaza mengalami kelaparan yang parah.

Tidak hanya sampai di situ kekejian Zionis Yahudi, 2300 mayat dicuri oleh mereka kemudian bagian-bagian mayat sebagian dijual. Zionis Yahudi juga sudah tidak memperdulikan lagi aturan dunia dalam peperangan. Kebrutalannya tidak hanya menimpa umat Muslim, tetapi juga warga nonmuslim ikut menjadi korban. Selain gereja-gereja hancur, ratusan umat kristiani juga tewas, sehingga memberikan kecemasan terhadap para pemuka agama kristen.

Ada sejumlah pelajaran yang harus umat pahami di balik kekejaman serangan Zionis Yahudi terhadap kaum Muslim.

Pertama, tentang kebenaran firman Allah Ta’ala tentang sifat kaum kafir yang memusuhi kaum muslim. Yakni ketika umat menyaksikan negara-negara kafir seperti Amerika serikat, Jerman, Perancis, dan Inggris terus menerus mengirimkan bantuan keuangan dan persenjataan kepada Zionis Yahudi untuk menghancurkan Gaza. Allah Swt. dalam Firman-Nya: Orang-orang kafir itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Jika kalian tidak melaksanakan perintah Allah (untuk saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar. (TQS Al-Anfal {8} :73)

Kedua, makin tampak sikap pengecut kaum Yahudi dengan serangan bom yang bertubi-tubi.

Ketiga, Allah Swt. memberikan ketegaran kaum Muslim di Gaza dalam menghadapi serangan Zionis.

Keempat, umat dapat melihat sifat asli para penguasanya, yakni sekadar beretorika atau memerintahkan do’a-do’a untuk Palestina.

Tersebab hal tersebut, dunia masih melihat betapa penderitaan rakyat Palestina belum juga berakhir. Mereka membutuhkan perisai, pelindung yang mampu menghalau musuh. Permasalahan ini pun tidak dapat dituntaskan oleh PBB {Persatuan Bangsa Bangsa}, OKI {Organisasi Kerjasama Islam}, Liga Arab bahkan dengan cara diplomatik sekalipun.

Cara yang lain pun seperti solusi “Dua Negara” tidak dapat diselesaikan karena dengan cara ini sama saja seperti mengakui penjajahan Zeonis Yahudi dan menghianati Gaza. Saat ini tidak ada lagi solusi selain solusi yang terbaik yaitu solusi yang diberikan Allah Swt. yaitu jihad dan khilafah.

Kaum Muslim harus yakin, bahwa persoalan Gaza hanya akan selesai ketika umat Islam memiliki perisai yaitu seorang khalifah yang akan melindungi seluruh rakyatnya. Rasulullah saw. telah bersabda: Sungguh Imam (khalifah) itu adalah perisai (pelindung umat). (HR al-Bukhari dan Muslim).

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update