Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peringatan Hari Anak Hanya Seremonial Belaka

Monday, August 12, 2024 | August 12, 2024 WIB Last Updated 2026-08-21T12:58:34Z

Oleh : Nurma

(Mahasiswa UM Buton)

Tepat tanggal 23 Juli 2024 lalu merupakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang ke-40 dengan mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” peringatan Hari Anak Nasional ini digelar di Papua. (Kompas, 23/07/2024)

Peringatan HAN inipun dibagi dalam 6 subtema, yaitu:
1. Anak Cerdas, Berinternet Sehat
2. Suara Anak Membangun Bangsa
3. Pancasila di Hati Anak Indonesia
4. Dare to Lead and Speak Up: Anak Pelopor dan Pelapor
5. Pengasuhan Layak untuk Anak: Digital Parenting
6. Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja

Apakah cukup hanya dengan melakukan peringatan?

Peringatan hanyalah seremonial belaka, yang hanya akan menjadi kenangan-kenangan untuk tahun-tahun berikutnya. Peringatan dilakukan dari tahun ke tahun namun tidak ada perubahan bermakna. Justru permasalahan anak kian bertambah diantaranya banyak anak menjadi pelaku judol, menjadi korban kekerasan bahkan pelaku kekerasan. Stunting yang tak kunjung tersolusikan. Dimana yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh akar masalah, peran keluarga dalam mendidik anak makin lemah. Mirisnya sistem Pendidikan hari ini justru membentuk generasi sekuler dan sistem ekonomi gagal dan terpuruk.

Lantas bagaimana Islam memandang dan menyejahterakan anak?

Islam memandang pentingnya keberadaan anak sebagai generasi penerus peradaban, oleh karenanya negara memiliki kewajiban dalam menjamin pemenuhan segala kebutuhan anak, di berbagai aspek. Negara mewujudkan fungsi dan peran keluarga yang optimal dan maksimal dalam mendidik anak. Di sisi lain, negara juga akan menerapkan sistem Pendidikan Islam untuk membentuk generasi yang berkepribadian Islam. Sehingga walaupun tanpa adanya peringatan hari anak setiap tahun tidak akan menjadi masalah, karena aqidah anak sudah kuat mengakar.

×
Berita Terbaru Update