Oleh: Ermalianti, M.Pd
(Akademisi)
Berbagai liputan media Indonesia menginfokan aksi bela Palestina yang diikuti ribuan massa di depan gedung Kedubes Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan pada Sabtu, 8 Juni 2024 di Jakarta. Mereka mendesak AS agar menghentikan dukungannya terhadap Israel yang terus menyerang rakyat Palestina. Selain itu, massa aksi juga menuntut agar pemerintah Indonesia menurunkan pasukan perdamaian di wilayah Palestina. (Metrotvnews.com)
Aksi diikuti dari berbagai kalangan termasuk perempuan dan anak-anak atas dorongan keimanan tidak hanya kemanusiaan saja. Aksi tersebut oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan sebanyak 1.347 polisi dikerahkan mengawal aksi bela Palestina tersebut.
Di Jawa Barat oleh Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mendorong para mahasiswa Indonesia untuk ikut menggelar aksi seperti yang dilakukan oleh mahasiswa di Amerika Serikat. Aher mengatakan “Malu kita mereka kampus-kampus Amerika, bukan negeri muslim. Mereka pun beragama nasrani kebanyakannya. Tapi demo mereka luar biasa membela bangsa Palestina”. (KumparanNEWS)
Tidak hanya di Jakarta dan Jawa Barat, seruan aksi pro-Palestina juga dilakukan di berbagai tempat di Indonesia, bertepatan dengan makin masifnya serangan Israel ke Gaza khususnya Rafah. Operasi militer Israel di Gaza menurut otoritas kesehatan Palestina menewaskan 36 ribu jiwa.
Aksi bela Palestina harus terus kita lakukan sebagai upaya pengecaman kita terhadap genosida yang dilakukan oleh Israil harus segera diakhiri. Hukum internasional tidak ada fungsinya sehingga aksi dilakukan oleh seluruh negara di dunia. Termasuk negara-negara Barat yang itu minoritas muslim.
Dorongan utama kenapa kita sebagai muslim harus melakukan pembelaan terhadap Palestina adalah karena akidah Islam. Menyerukan Islam ke tengah-tengah masyarakat merupakan salah satu tugas utama yang dibebankan ke pundak umat Islam sebagai satu kesatuan. Kaum muslim diperintahkan untuk menyebarluaskan Islam dan meninggikan Islam di antara agama-agama dan ideologi lainnya. Aktivitas dakwah ini bukanlah pekerjaan misionaris yang bersifat individual, tujuan dakwah merupakan kemuliaan Islam. Tidak akan dapat diraih bila dilakukan hanya melalui upaya-upaya individual, tanpa melibatkan peran serta negara.
Negeri-negeri muslim sama sekali tidak di pandang dalam kancah internasional, karena tidak adanya persatuan sedunia. Nasionalisme telah menyekat persatuan muslim. Oleh karena itu sangat wajar jika kaum muslim tidak mempunyai pengaruh di kancah internasional.
Sesungguhnya, kaum Muslim memiliki potensi ideologis untuk membebaskan Palestina. Kaum Muslim di mana pun mereka berada sebetulnya menyadari potensi tersebut namun dibuat bingung karena lemahnya penguasa negeri-negeri muslim.
Dalam rangka mengubah keadaan ini, telah banyak pemikir, intelektual, pemimpin, dan berbagai pergerakan yang muncul serta memberikan kontribusi mereka. Perlu kesadaran untuk menyatukan seluruh negeri muslim sedunia, sebagaimana dulu Khilafah pernah berjaya.
Sayangnya Khilafah telah diruntuhkan 100 tahun yang lalu, kaum muslim telah kehilangan pelindung dan perisai. Tumbangnya negara Khilafah sama artinya dengan raibnya hukum-hukum syari’at sebagai suatu sistem kehidupan; dan hilangnya syariat dalam kehidupan sehari-hari bermakna hilangnya standar dan patokan yang harus diikuti.
Runtuhnya negara Khilafah menimbulkan kelemahan umat Islam. Cinta dunia dan takut mati, padahal umat muslim banyak di banding umat lainnya. Pemahaman nasionalisme yang ditancapkan oleh ideologi kapitalisme sekuler telah melemahkan kaum muslim. Termasuk dalam perkara konflik yang tidak pernah selesai yaitu genosida di Palestina.
Jihad adalah mata rantai penghubung antara peran dan tujuan hidup yang telah ditetapkan bagi kaum muslim dengan tercapainya posisi yang terhormat dan berpengaruh dalam kancah politik internasional dalam bentuk sebuah negara Khilafah.
Keperkasaan negara Khilafah yang menyatukan angkatan bersenjata kaum muslim dalam mengemban jihad, itulah kunci keberhasilan dakwah kaum muslim. Dakwah Islam dengan seruan “satukan muslim sedunia dengan Khilafah” inilah solusi hakiki membebaskan Palestina dan negeri-negeri muslim lainnya. Allahu Akbar!
No comments:
Post a Comment