Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Benarkah "Menstrual Hygiene Day" Mampu Membangun Generasi Emas?

Saturday, June 08, 2024 | Saturday, June 08, 2024 WIB

 

Oleh Herra

Aktivis Muslimah

KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, lembaga pendidikan, kesehatan dan pihak lainnya melaksanakan kampanye bersama dalam rangka Menstrual Hygiene Day (MHD) dengan tema edukasi pubertas dan manajemen kebersihan menstruasi (MKM) membangun generasi emas yang sehat dan Bedas di Dome Bale Rame Soreang, Selasa (28/5/2024). Pada kegiatan itu dihadiri 32.000 peserta, baik yang hadir secara langsung di Dome Bale Rame maupun melalui zoom yang tersebar di Kabupaten Bandung.

Bupati Dadang Supriatna, mengucapkan terima kasih kepada Speak Indonesia dan Unicef serta pihak lainnya yang telah menginspirasi kegiatan tersebut. Hal ini sebagai salah satu upaya dan kepedulian bersama dalam membangun generasi emas masa depan yang sehat dan berkualitas. Ia juga mengaku bersyukur dan mengapresiasi bahwa Kabupaten Bandung dijadikan daerah percontohan, pertama di Indonesia sebagai daerah yang paling inisiatif dan inovatif dalam pengembangan dan peluasan manfaat peserta edukasi pubertas dan manajemen kebersihan menstruasi yang diikuti 32.000 peserta baik yang hadir secara langsung maupun zoom. (media online Humas Pemkab Diskominfo, 28 Mei 2024)

Beginilah jika sebuah negeri yang tidak memiliki visi misi bernegara yang kuat dan benar. Negara disibukkan dengan sesuatu yang tidak urgent. Saat negara memberi pelayanan kesehatan yang utuh, mengajarkan thaharoh yang benar sesuai syari’at, mengerti akar persoalan mengapa generasi menjadi tidak cerdas, tidak kuat fisiknya dan tidak berkualitas. Tentunya bukan karena kurang faham menyikapi kebersihan saat menstruasi tetapi negara abai menjaga rakyatnya secara individu per individu. Permasalahan yang urgent hari ini justru diawali karena ketidaktahuan para remaja akan tujuan hidup mereka sehingga mereka hanya menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti nongkrong, mager, joget-jogetan, bahkan remaja hari ini ada yang melakukan kriminal seperti begal, pemerkosaan, melakukan pacaran tanpa batasan, tawuran dll.

Dari segi pendidikan pun banyak remaja yang putus sekolah karena dampak dari mahalnya biaya pendidikan, dari segi kesehatan remaja hari ini tidak sedikit yang sudah mengalami sakit yang disebabkan oleh faktor makanan minuman yang instant.

Jadi jika kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen dalam upaya mendukung menyiapkan generasi emas masa depan yang sehat, cerdas dan berkualitas, hasilnya akan tidak sesuai karena tidak ada kaitannya antara masalah dan solusi yang diambil.

Sistem Islam mempunyai visi misi yang jelas dan kuat. Sebuah negara Islam akan menyiapkan generasi sehat cerdas dan jelas arah tujuan hidupnya. Di awali dengan memberikan nutrisi yang sehat dan murah yang akan disediakan oleh negara, diberikan ilmu-ilmu tentang ketakwaan kepada Allah dari mulai tujuan diciptakan oleh Allah, segala perbuatan akan dimintai pertanggung jawaban, sampai bab thaharah yang merupakan bagian dari keimanan.

Dengan seperti ini maka negara akan jelas membentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. Karena negeri Islam menganggap bahwa para remaja ini yang akan membentuk peradaban di masa yang akan datang. Seperti yang dilakukan oleh Rasulullah saw. sampai kekhilafahan terakhir mampu mencetak peradaban manusia yang gemilang.

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update