Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Live Bullying, Bukti Kejahatan Makin Nyata

Thursday, May 16, 2024 | Thursday, May 16, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:46:47Z

Oleh Oktiana
Aktivis Dakwah

Baru-baru ini viral di media sosial tentang aksi perundungan yang terjadi terhadap anak dibawah umur. Mirisnya, mereka membagikan aksi perundungannya di live Tiktok. Dalam video yang berdurasi tiga menit itu, terdapat dua pelaku yang melakukan aksi kekerasan, yaitu memukul kepala korban dengan botol kaca sehingga kepala korban luka dan di dalam aksinya mereka juga mengaku bahwa pelaku mempunyai paman yang merupakan seorang jenderal. Ia juga mengaku tidak takut jika berurusan dengan hukum dan siap dibui. (Kompas.com,28/04/2024)

Menurut Polrestabes Bandung, peristiwa penganiayaan kepada anak di bawah umur itu terjadi pada hari Sabtu,27/04/2024 pukul 05.30 WIB. Aksi perundungan terjadi di pinggir jalan di kota Bandung, Jawa Barat. Korban merupakan anak laki-laki berusia 14 tahun dan seorang pelajar yang tinggal di sekitar tempat perundungan.

Jika diperhatikan kasus bullying ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya banyak sekali kasus perundungan yang sudah terjadi dan viral yang melibatkan anak-anak di bawah umur maupun orang dewasa. Semakin hari semakin banyak kasus-kasus yang mulai terkuak dan ini bukti nyata bahwa generasi kita saat ini sedang tidak baik-baik saja. Sebenarnya apa si masalahnya?

Buah dari Sistem Sekuler

Bullying merupakan buah buruk dari sistem sekuler, sistem ini merupakan sistem yang memisahkan agama dari kehidupan sehingga para generasi hanya dimasuki tentang ilmu dunia saja tanpa diimbangi dengan pemahaman agama yang kokoh. Bahkan pelajaran agama saat ini sangatlah minim dan hanya sebagai formalitas saja.

Dampaknya generasi makin bebas dalam berbuat tanpa memikirkan apakah hal yang mereka lakukan itu boleh atau tidak. Hal ini karena para generasi tidak dibekali dengan Ilmu agama yang kuat dan menjadikan mereka tidak takut akan adanya Allah SWT. Maka tidak heran lagi jika generasi jauh dari perlindungan dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, seperti inilah sistem sekuler yang telah berhasil memisahkan agama dari kehidupan manusia sehingga mudah sekali membuat para generasi terperosok dalam kemaksiatan. Sudah jelas, dari kasus-kasus yang terjadi saat  ini semua akibat dari sistem sekuler kapitalisme. Sistem yang sangat mengagung-agungkan kebebasan, termasuk kebebasan dalam bertingkah laku dan aturan Islam tidak lagi dipakai.

Islam Solusi Terbaik

Berbeda dengan sistem Islam, di dalam Islam perundungan termasuk jenis tindakan yang zalim dimana perilaku zalim akan mendapatkan hukuman yang sangat tegas. Jika dibiarkan tanpa adanya sanksi yang tegas maka akan menjadikan para generasi semakin bebas dalam berperilaku dan berefek buruk bagi para korban yaitu munculnya trauma pada korban bahkan sampai menyebabkan gangguan mental. Yang sangat dikhawatirkan lagi negeri ini akan kehilangan generasi penerus bangsa yang tangguh, bertakwa dan berjiwa pejuang.

Ketika kita masih hidup di dalam sistem sekuler dimana pemisahan agama dari kehidupan masih bercokol di tengah-tengah kehidupan masyarakat, kasus bullying dan kasus kejahatan lainnya akan terus bertambah. Sudah seharusnya individu, masyarakat dan negara mengambil Islam secara kafah untuk mengatur kehidupan dan menyelesaikan semua permasalahan umat yang sedang terjadi.

Terutama dalam membangun pendidikan yang berkualitas untuk bisa menjadikan generasi kita menjadi generasi yang bertakwa, tangguh dan menjadi generasi pejuang. Rasulullah saw. menegaskan kepada orang tua untuk mendidik anak-anaknya dengan baik sesuai dengan ajaran agama Islam. Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR. At Tirmizi dan Al hakim)

Termasuk dalam menciptakan pendidikan merupakan tanggung jawab penuh negara. Negara wajib membuat kurikulum yang mampu membangun para pelajar supaya menjadi peserta didik yang mempunyai kepribadian Islam, menguasai Ilmu kehidupan seperti sains, tekhnologi supaya mempunyai keahlian yang memadai. Sedangkan untuk biaya pendidikan, negara tidak memberatkan biaya pendidikan supaya tidak menjadi beban bagi orang tua maupun pelajar.

Seperti sabda Rasulullah saw. : “Sesungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, dimana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin”. (HR. Muslim)

Selain itu, negara dalam sistem Islam akan menerapkan aturan tegas untuk bisa memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan salah satunya kasus perundungan karena syariat Islam telah menentukan batasan baik atau buruk dan halal maupun haram dan ini yang menjadi pegangan masyarakat untuk beramar makruf nahi munkar.

Inilah sistem Islam, sistem yang mampu menyelesaikan semua problematika umat dan mampu melindungi warga negaranya dari tindak kejahatan. Sudah saatnya kita meninggalkan sistem sekuler dimana sistem ini tidak layak untuk dibela dan menggantinya dengan sistem Islam.

Wallahualam bisawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update