(Komunitas Literasi Islam Bungo)
Lagi - lagi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terulang kembali, seorang suami tega membunuh istrinya, di Kampung Cikedokan, RT 01/04 , Desa Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (7/9/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.
Nando (pelaku) mengakui bahwa ia membunuh istrinya lantaran kesal ditanyai "Masalah Uang Belanja". sebelum melakukan pembunuhan pelaku dan korban (Mega Suryani Dewi) sempat terjadi cekcok masalah ekonomi. Akibatnya kemarahan pun tak tertahan, tanpa sengaja pelaku pun menampar korban hingga korban pun tersungkur, bukannya merasa iba melihat istrinya tersungkur Nando malah semakin kalap, dan pelaku berusaha mengorok leher istrinya dengan menggunakan pisau dapur, sehingga korban pun meninggal.
Hal ini menunjukan bahwa lemahnya pengelolaan emosi dan daya tahan individu dalam menghadapi beratnya kehidupan, serta buramnya kehidupan dalam sistem sekuler kapitalistik yang menjauhkan individu dari keimanan. Muncul dan berkembangnya sistem sekuler kapitalis ini mengakibatkan umat kehilangan gambaran tentang kehidupan islam yang sesungguhnya, yang seharusnya menjadi acuan dalam berpikir dan bertingkah laku, justru digantikan oleh pemikiran sekuler kapitalis. Dimana pemikiran ini tidak memberikan solusi yang mampu menyelesaikan permasalahan yang muncul ditengah umat, justru ini menunjukan kepada umat bentuk dari kegagalan sebuah negara yang didasari dengan sistem sekuler kapitalisme, serta rapuhnya tatanan moral masyarakat yang tidak memiliki standar dalam bertingkah laku.
Tak bisa dipungkiri rapuhnya pondasi keluarga disebabkan oleh pandangan hidup sekuler yang melingkupi masyarakat saat ini gaya hidup, pendidikan, pola pengasuhan dan cara menghadapi persoalan keluarga semua mengacu pada standar materialistik.
Kehidupan keluarga jauh dari pemahaman terhadap syari'at apalagi pengamalanya.
Seorang suami yang seharusnya melindungi dan menjaga istri beserta anak-anaknya justru menjadi tersangka.
Kasus Pembunuhan dan kekerasan dalam rumah tangga marak terjadi, berbagai alasan dan latar belakang kejadian bukanlah alasan pembenaran atas perilaku tersebut.
Kemiskinan menambah beban, dan alasan lainnya yang bersumber dari pola pikir yang jauh dari standar syariat.
Oleh karena itu untuk menyelesaikan persoalan ini adalah mengganti sistem kufur yang berasas sekularisme yang rusak dan mengembalikan pada sistem yang mampu memberikan solusi tuntas dan adil yaitu sistem yang berasal dari Allah Ta'ala.
Maka solusi dari permasalahan KDRT di negeri ini adalah meninggalkan sistem sekuler kapitalis, Dan menggantikannya dengan Syariat Islam. dalam hal ini Aqidah Islam memberikan kekuatan dan menumbuhkan kesabaran seorang hamba dalam menghadapi kesulitan dan beratnya kehidupan. sebab keimanan yang menjadi perisainya untuk sabar dan tetap dalam kewarasan ketika bertemu dengan masalah.
Penyelesaian terhadap masalah kekerasan ini hanya akan terwujud dengan 3 pilar
1. Ketakwaan Individu
2. Kontrol Masyarakat
3. Penerapan Hukum Islam Oleh Negara.
Allahu a'lam bishawwab.

No comments:
Post a Comment