Dilansir dari media online Tribun Jabar, Aksi begal payudara terjadi di Jalan Panyaungan, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Aksi itu terekam kamera dan videonya tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat dua siswi SMA sedang berjalan. Dari arah belakangnya ada seorang laki-laki mengendarai sepeda motor.
Saat melintasi dua pelajar tersebut, pengendara sepeda motor tersebut melepaskan tangan kirinya dari setang motornya. Lalu, tangan tersebut menggapai dada satu pelajar tersebut. Sontak korban yang berseragam SMA ini berteriak.
Sungguh miris di jaman sekarang banyak sekali aksi - aksi yang meresahkan yang bukan hanya terjadi di Kabupaten Bandung saja tapi, juga aksi yang seperti itu terjadi di mana - mana di antara nya di Palembang, Jakarta, Seleman, dll.
Pemikiran sekulerisme liberal yang telah menghantarkan manusia pada perilaku hewani. Faham liberalisme telah menjadikan manusia memiliki perilaku dan bebas berperilaku apa pun bahkan, perilaku yang menhantarkan kepada kerusakan pun telah difasilitasi oleh negara di antara nya tayangan yang tidak senonoh baik dari tv, film, atau konten yang ada di media sosial. Seharusnya negara mampu mengendalikan tayangan - tayangan yang di mana boleh di tayangkan dan yang tidak boleh di tayangkan.
Berbeda dengan Islam sebagai aturan yang mampu menyelesaikan setiap problematika hidup manusia. Media di dalam Islam akan di kontrol oleh negara. Daulah akan menjaga akal manusia dari tayangan yang merusak. Di samping itu hukuman di dalam Islam akan efek jera sehingga membuat pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Islam sangat menghormati dan menjaga kaum perempuan dengan diberlakukan hukum - hukum yang tegas bagi predator sexsual, Islam memerintahkan para perempuan untuk menutup aurat sebagai bentuk penjagaan terhadap mereka.
Wallahu alam
wallahu a'lam bishawwab.

No comments:
Post a Comment