Sumber Gambar : Islampos.com
Oleh :
Devi Aryanti (Ibu Rumah Tangga)
Dikutip
dari WWW.PAASJABAR.COM, Gubernur Jawa
Barat Ridwan Kamil menghadiri acara puncak Milad Badan Komunikasi Pemuda Remaja
Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Jabar ke-45 di SOR Volley Indoor Si Jalak
Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/9/2022).
Dalam
acara tersebut, Kang Emil sapaan Ridwan Kamil berpesan kepada BKPRMI Jabar
untuk terus berdakwah dan memajukan generasi muda menjadi generasi Islami yang
modern.
“Saya
membina Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai pengurus DKM, membina juga BKPRMI
sekarang membantu menyiapkan generasi-generasi Qur’ani,” ucap Kang Emil.
“Itu
komitmen sebagian dari kita dalam berdakwah. Dua tahun, Indonesia, khususnya
Jawa Barat, diguncang oleh pandemi COVID-19 ekonominya, dan insyaallah tahun
depan ekonomi kita sudah normal, dan kita maksimalkan aspirasi dari keluarga
BKPRMI,” ucapnya.
Kang
Emil juga menuturkan, Pemuda Provinsi Jabar berkomitmen melahirkan generasi
Qur’ani. Salah satunya dengan menggagas program Satu Desa Satu Hafidz
(Sadesha).
“Jadi
nanti generasi kita itu generasi penghafal Al-Qur’an, tapi ada yang menjadi
dokter, gubernur hebat, rektor hebat, DPR hebat, yang memenuhi harapan kita
semua,” katanya.
Disini
sudah dipaparkan oleh Gubernur Jawa Barat, tapi bukan hanya itu saja yang harus
pemuda bisa dan dilakukan. Sebenarnya banyak tugas tugas pemuda yang harus dilakukan
bahkan kewajiban seorang muslim, yakni berdakwah.
Kenapa
dakwah harus di lakukan oleh pemuda? Nah sudah jelas pula karena pemuda lebih
berpengaruh dikalangan masyarakat. Dakwah Islam adalah solusi yang terbaik
untuk pemuda dan masyarakat lainnya,
karena dengan dakwahlah ajaran Islam lebih di kenal dikalangan masyarakat.
Dan
goal dakwah kepada generasi muda untuk melahirkan generasi Qur'ani yang modern
juga dan diartikan harus hafidz Qur'an
sekaligus sukses dalam bidang profesi yg
ditekuni. Padahal Islam sudah memberikan gambaran tentang sosok pemuda yang jadi
dambaan umat.
Bukan
sekadar hafidz Qur'an tapi menjadi sosok yang memiliki kepribadian Islam secara
menyeluruh yang memegang hukum Allah yang berasal dari Al Quran dan As Sunnah
dengan itu pemuda akan mempengaruhi masyarakat dengan tepat tanpa ada hukum
yang salah.
Karna
pemuda yang mampu mengamalkan selurus isi Al-Quran adalah sosok pemuda pembangun
peradaban. Pemuda tersebut akan mampu memimpin negara demi kemashlahatan umat
sesuai aturan yang sudah ditentukan Allah SWT. Mereka akan takut berbuat dzolim
karena segala apa yang dilakukan akan dimintai pertanggungjawaban.
Serta
mereka akan mengetahui peran mereka sebagai muslim adalah sebagai pengemban
dakwah, mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran.