Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mari Siapkan Bekal

Friday, November 12, 2021 | Friday, November 12, 2021 WIB Last Updated 2021-11-12T08:14:35Z


Kematian merupakan sunnatullah bagi setiap makhluk yang bernyawa, 
Sejak Adam diciptakan sampai hari kiamat, tidak ada seorang pun yang bisa menolak akan datangnya kematian. Meskipun ilmu dan teknologi berkembang dengan pesat, serta banyak penemuan-penemuan baru tetap saja kemampuan akal tidak bisa menembus hal itu. 

Dizaman ini, mati adalah pembahasan tabu yang tak perlu dibincangkan. Bahkan menjadi momok menakutkan yang seolah tak ada yang menginginkan kematian itu menghampirinya. Padahal mau tidak mau, malaikat Izrail siap mengintai setiap saat bagi mereka yang sudah tiba ajalnya. 

Hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah saw bersabda: "Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah manusia dimuka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenung wajah seseorang, ditemukan orang itu ada yang tertawa-tawa.” Lalu Malaikat izrail berkata: 'Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersantai dan bergelak tawa.' 

Dalam arti manusia diharapkan selalu menyiapkan dirinya untuk menghadapi maut yang bisa datang kapan saja. Orang yang ingat mati akan selalu berusaha mengumpulkan bekal untuk menghadapi itu. 

Imam Ibnu Qayim Al-Jauzi dalam kitab Ar-Rûh   "Sesungguhnya arwah ada dua macam; arwah yang disiksa dan arwah yang diberi nikmat".
Maka alam kubur bagi penghuninya bisa merupakan rumah yang aman dan nyaman bagi yang menjalani ketaatan kepada Allah, tetapi sebaliknya sebagai gerbang awal siksaan melanda dan tahapan  setelahnya akan lebih berat.

Oleh karena itu, bicara mati adalah berbicara tentang bekal. Oleh sebab itu, jangan biarkan satu hari pun berlalu tanpa ibadah dan kebaikan di dalamnya. Jangan sampai tertipu dengan usia, karena syarat untuk mati tidak harus muda ataupun menunggu tua. Jangan pula teperdaya dengan tubuh yang sehat, karena syarat mati tidak harus sakit terlebih dahulu. Hiduplah hari ini seakan esok tiada lagi. Ajukan  doa permohonan ampun kepada-Nya setiap saat. Sebab siklus kehidupan berkisar datang dan pergi dan mati tak memandang usia tua ataupun muda.

Mia Fitriah Elkarimah el.karimah@gmail.com

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update