Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ramadhan, Bulan Takwa dan Perjuangan

Tuesday, April 20, 2021 | Tuesday, April 20, 2021 WIB

Oleh: Hamsina Halisi Alfatih

Ramadhan di hati, ramadhan di nanti. Suka cita kaum muslim menyambut bulan nan agung penuh ampunan dan rahmat. Kegembiraan penuh haru biru tatkala umat Islam seluruh dunia kembali menyambut bulan penuh takwa serta melawan berbagai hawa nafsu dengan perjuangan mendekatkan diri kepada Allah swt.

Salah satu dari rukun Islam ini merupakan kewajiban yang dibebankan kepada seluruh umat Islam. Dan dengan menjalankannya adalah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan.

Sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)

Secara tegas dalil di atas menjelaskan adanya kewajiban berpuasa bagi seluruh kaum muslim dan bahwasanya kewajiban tersebut merupakan bentuk ketakwaan seorang hamba kepada Allah Swt. Maka dengan demikian untuk menjadikan seorang hamba menjadi pribadi yang takwa adalah dengan berusaha taat menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan bentuk ketakwaan tersebut salah satunya merupakan hikmah ketika menjalankan salah stau kewajiban di bulan suci ramadhan yaitu berpuasa.

Menurut Imam an-Nawawi rahimahulLah di dalam Syarh Shahîh Muslim, ketakwaan adalah menjalankan perintah-perintah Allah & meninggalkan larangan-larangan-Nya. Artinya, seluruh kaum muslim wajib menunaikan segala perintah Allah diantaranya dengan menjadikan Islam sebagai landasan hidup yang mengatur seluruh aspek kehidupan.

Selain itu, bentuk ketakwaan seorang muslim dengan tunduk dan patuh terhadap seluruh syariat yang ada didalam Islam. Tak hanya itu, ketakwaan juga harus diwujudkan secara kolektif di tengah masyarakat. Allah SWT berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman & bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit & bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami). karena itu Kami menyiksa mereka disebabkan oleh perbuatan mereka itu (TQS al-A’raf [7]: 96).

Dan hal ini adalah bagian dari perjuangan merubah masyarakat agar umat semakin paham terhadap syariat Islam secara menyeluruh. Dan dakwah merupakan bentuk dari perjuangan ketika kita hendak menebarkan syariat Islam ketengah umat.

Maka puasa di bulan ramadhan bukan hanya meningkatkan ketakwaan hanya dengan sekedar berjuang melawan hawa nafsu dari makan, minum dan menjaga pandangan. Tetapi, meningkatkan ketakwaan di bulan suci ramadhan adalah dengan berjuang mendakwahkan Islam, menyebarkannya dan memahamkannya kepada umat.

Dengan demikian, patutlah bulan suci ramadhan adalah bulan takwa dan perjuangan. Selain merupakan bulan mulia karena keistimewaannya diturunkan Al Qur'an atau Syahrul Qur'an. Bulan yang merupakan pertama kali diturunkannya Al Qur'an yang berisikan tentang petunjuk kepada manusia serta penjelasan antara haq dan bathil.

Sudah terpampang nyata berbagai kerusakan di bumi ini akibat penerapan sistem demokrasi kapitalisme yang melahirkan berbagai kerusakan. Ditambah kondisi pandemi yang kian menambah penderitaan rakyat dan selayaknya memberikan kesadaran kepada kita untuk segera menyegarkan kembalikan Bisyaroh Rasulullah yakni khilafah.

Oleh karena itu, perjuangan di bulan suci ramadhan tak hanya sekedar melawan hawa nafsu tetapi juga berjuang mengembalikan hak-hak Allah yakni menerapkan kembali Islam yang sudah sejak lama diterapkan semenjak diruntutuhkan tahun1924. 

Dengan mengembalikan hak-hak Allah, maka kehidupan umat akan kembali sejahtera, tidak adanya lagi bentuk kriminalisasi para aktivis dakwah maupun para ulama yang seperti saat ini tengah kita saksikan. Untuk itu dibutuhkannya keteguhan serta kesungguhan dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak Allah. Apalagi di bulan suci ramadhan ini tentu kita lebih dituntut untuk meningkatkan kualitas diri kita dalam dakwah yakni berjuang dengan segala bentuk pengorbanan agar segera diterapkannya Islam secara menyeluruh. Wallahu A'lam Bishshowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update