Oleh :Nur'aliyah
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung memastikan enam tenaga kesehatan (nakes) di dua puskesmas positif. Mereka adalah empat orang nakes di Puskesmas Baleendah dan dua nakes Puskesmas DTP Nambo.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung Yudi Abdurrahmah mengatakan, hal itu membuat jumlah nakes di Kabupaten Bandung yang positif terpapar Covid-19 bertambah menjadi sepuluh orang. Sebelumnya, ia juga memastikan empat nakesyang terdiri dari dua dokter dan dua perawat RSUD Soreang, terkonfirmasi positif.
Seperti diberitakan sebelumnya, delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga medis di Kabupaten Bandung positif terpapar Covid-19. Akibatnya, beberapa dinas terpaksa menerapkan pembatasan pelayanan bahkan hingga mengisolasi total kantor mereka.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Grace Mediana mengatakan, sejauh ini pihaknya mendata sebanyak 23 ASN Kabupaten Bandung terkonfirmasi covid-19
"Untuk ASN, ada 23 kasus positif. Telah diisolasi semuanya
Secara rinci Grace mengatakan, 14 asn positif merupakan tenaga medis di puskesmas, 4 asn bertugas di RSUD Soreang, 1 petugas administrasi Dinkes, 1 pegawai dinsos, sisanya pegawai dispakan.
Banyaknya tenaga medis yang terkonfirmasi dikarenakan mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan medis, tapi sehingga risiko terpapar virus lebih besar.
Haruskah tenaga medis terus menerus menjadi korban?akan berapa banyak lagi keluarga dari para tenaga medis yang harus kehilangan anggota keluarga yang di cintai nya?
Akibat ketidak seriusan pemerintah dalam menangani wabah Covid 19 ini terlebih di negri ini, yang hanya mementingkan keuntungan saja tanpa memikirkan bagaimana nasib para tenaga kesehatan dan juga masyarakat umum lain nya.
Untuk itu kita berharap semoga wabah ini segera berakhir, dan islam sangat menjaga setiap ummat nya terlebih tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam menangani wabah dan melayani masyarakat dalam masalah kesehatan.
Dan islam mempunyai solusi yang tuntas untuk menjaga dan menangani wabah, dan ini pernah dilakukan dan di contohkan oleh rosulullah saw dan para sahabat nya.
"jika terjadi wabah di suatu negeri maka yg ada di dalam negeri tersebut tidak boleh keluar dan kita tidak boleh memasuki negeri tersebut"
Sehingga wabah seperti ini tidak akan berkepanjangan dan memakan banyak korban terlebih tenaga kesehatan, dokter dan juga perawat.
Wallahu'alam.
