Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

TREN VAPE BISA MENJADI PINTU JARINGAN NARKOBA

Monday, October 12, 2026 | October 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T03:19:24Z

Oleh Hasnah Dwi 
Pemerhati Sosial dan Aktivis Dakwah

Tren penggunaan vape atau rokok elektronik semakin mudah dijumpai di tengah masyarakat. Produk yang dahulu dianggap sebagai alternatif rokok kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, termasuk di kalangan anak muda.

Di balik perkembangan tersebut muncul persoalan yang perlu mendapat perhatian serius: apakah vape dapat menjadi salah satu pintu masuk menuju penyalahgunaan narkoba?

Pertanyaan ini penting karena masyarakat juga menghadapi peredaran narkotika dengan berbagai modus baru. Karena itu, persoalan vape tidak cukup dilihat hanya dari sisi produk atau kebiasaan individu, tetapi juga perlu dikaitkan dengan pengawasan, lingkungan sosial, perlindungan generasi muda, dan sistem pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Vape dan Ancaman Penyalahgunaan Zat

Vape pada dasarnya merupakan perangkat yang menghasilkan aerosol dari cairan tertentu untuk dihirup. Kandungan cairannya dapat berbeda-beda, dan sebagian produk mengandung nikotin yang bersifat adiktif.

 Perlu untuk diwaspadai adalah penyalahgunaan perangkat vape guna memasukkan zat lain ke dalam tubuh. Dalam berbagai kasus penegakan hukum, aparat menemukan penyalahgunaan perangkat elektronik atau cairan tertentu yang berkaitan dengan narkotika.

Namun demikian, tidak tepat menyatakan bahwa setiap pengguna vape pasti akan menjadi pengguna narkoba. Hubungan antara penggunaan vape dan penyalahgunaan narkotika harus dilihat berdasarkan bukti dan konteks masing-masing kasus.

Persoalan utamanya adalah bagaimana mencegah agar generasi muda tidak masuk ke dalam lingkaran ketergantungan zat adiktif dan jaringan peredaran narkotika.

Mengapa Generasi Muda Rentan?

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kerentanan anak muda terhadap penyalahgunaan zat adiktif, yaitu:
- Rasa ingin tahu dan keinginan mencoba.
- Tekanan dari lingkungan pergaulan.
- Normalisasi penggunaan produk yang mengandung zat adiktif. Kurangnya pengawasan keluarga dan lingkungan.
- Kemudahan mendapatkan produk tertentu melalui jaringan informal maupun digital.
- Lemahnya literasi tentang bahaya zat adiktif dan narkotika.
Karena itu, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan setelah seseorang terjerumus. Pencegahan harus dilakukan sejak awal.

Peredaran narkoba bukan hanya persoalan individu. Di dalamnya terdapat persoalan ekonomi, jaringan perdagangan ilegal, pengawasan perbatasan, penegakan hukum, pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial.

Jika perhatian hanya diarahkan kepada pengguna, sementara jaringan pemasok dan pengedar tidak diberantas secara serius, maka masalah akan terus berulang.

Begitu pula jika masyarakat hanya diberi imbauan untuk menjauhi narkoba tetapi lingkungan yang memungkinkan peredarannya tetap terbuka, pencegahan menjadi tidak maksimal.

Demokrasi Kapitalis Sekuler Akar Masalahnya

Dalam sistem demokrasi kapitalis, sekularisme sebagai asasnya. Yakni sistem yang  memisahkan aturan agama dari kehidupan. Wajar jika menjauhkan generasi dari agamanya. Apalagi sistem ini menjunjung tinggi kebebasan individu. Akibatnya manusia bebas melakukan apa pun, termasuk dalam sistem ekonomi kapitalis. Sebab, keuntungan menjadi tujuan utama sehingga menghalalkan semua cara.

Bagaimana Islam Memandang Persoalan Ini?

Islam memberikan perhatian besar terhadap penjagaan akal dan jiwa manusia. Dalam kerangka maqashid syariah, menjaga akal (hifzh al-'aql) merupakan salah satu tujuan penting syariat.

Segala sesuatu yang merusak akal dan membawa manusia kepada kemudaratan harus dicegah.
Allah Swt.  berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung." (QS. al-Ma'idah: 90)

Prinsipnya adalah mencegah berbagai hal yang merusak manusia, termasuk penyalahgunaan zat yang membahayakan akal, jiwa, dan kehidupan masyarakat.

Solusi Islam Secara Kaffah

Jika ingin menyelesaikan persoalan narkoba secara mendasar, aqidah merupakan pondasi utama,  solusi tidak cukup hanya berupa nasihat individual. Diperlukan upaya yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Generasi muda perlu mendapatkan pendidikan yang membangun kesadaran bahwa tubuh, akal, dan kehidupan adalah amanah dari Allah Swt.

Pendidikan agama tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi membentuk ketakwaan dan kemampuan untuk menolak ajakan yang merusak.

Keluarga memiliki peran penting dalam membangun karakter anak.
Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik, mengetahui lingkungan pergaulan anak, memberikan teladan, dan membekali anak dengan pemahaman tentang bahaya zat adiktif.

Islam mendorong masyarakat untuk melakukan amar ma'ruf nahi munkar.
Artinya, masyarakat tidak bersikap masa bodoh ketika melihat kemaksiatan atau aktivitas yang membahayakan generasi. Lingkungan harus menjadi tempat yang membantu anak-anak dan remaja menjauhi narkoba, bukan justru menormalisasinya.

Negara memiliki tanggung jawab melindungi masyarakat dari barang dan aktivitas yang membahayakan.

Salah satu hal penting dalam pemberantasan narkoba adalah membedakan antara korban penyalahgunaan, pengguna, dan jaringan perdagangan narkotika.

Pendekatan hukum harus diarahkan untuk membongkar jaringan dan menghentikan rantai distribusi, sementara orang yang mengalami ketergantungan membutuhkan penanganan dan rehabilitasi yang tepat.

Dengan demikian, pencegahan tidak hanya berupa larangan, tetapi juga menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan generasi.

Penutup

Kegagalan dalam sistem demokrasi tidak memberikan solusi yang menyeluruh karena  penanganannya bersifat parsial dan tambal sulam.Terlebih sistem ini cacat dari akarnya yang justru penyebab kerusakan di semua aspek kehidupan. 

Saatnya kita tinggalkan sistem yang rusak dan merusak kembali kepada sistem Islam. Dengan menerapkan Islam secara kaffah niscaya tujuan maqashid syariah akan terwujud. 

Wallahualam bissawab.
×
Berita Terbaru Update