Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

H. Ferizal Ridwan Dilantik sebagai Ketua PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota Periode 2026–2030

Sunday, October 18, 2026 | October 18, 2026 WIB Last Updated 2026-10-18T13:19:49Z


Nusantaranews.net, Limapuluh Kota — H. Ferizal Ridwan, S.Sos., resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Lima Puluh Kota untuk masa jihad 2026–2030. Pelantikan tasykil atau jajaran kepengurusan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Ahad (18/10/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) PERSIS Provinsi Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Sudarman, M.A., sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi dakwah PERSIS di tingkat daerah.

Kepengurusan PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2026–2030 turut diperkuat oleh Herman Gustap, S.H., sebagai Wakil Ketua I dan Eko Wahyudi, S.Pd.SD., Gr., sebagai Wakil Ketua II. Posisi sekretaris dijabat Desmar Ayudi, S.Psi., didampingi Whezani Galiko, S.H., sebagai wakil sekretaris. Adapun jabatan bendahara diemban Yogi Suryamel, S.H., dengan Arif Pratama, S.T., sebagai wakil bendahara.

Struktur kepengurusan tersebut juga dilengkapi sejumlah bidang garapan, meliputi dakwah, jamiyah, Bimhajum, pendidikan, perwakafan, ekonomi, perzakatan, sosial, serta informasi dan komunikasi. Pembagian bidang ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program organisasi yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan umat.

Dalam kepengurusan PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota masa jihad 2026–2030, Dr. Asep Ajidin, S.Pd.I., S.H., M.H., dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasihat. Posisi tersebut diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan organisasi melalui pertimbangan strategis, penguatan tata kelola kelembagaan, serta pemberian masukan dalam pelaksanaan program dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan latar belakang di bidang pendidikan dan hukum, Dr. Asep Ajidin diharapkan turut mendorong pengembangan PERSIS yang berorientasi pada penguatan keilmuan, pembinaan umat, pendidikan karakter, serta peneguhan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Baiat Pengurus dan Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Rangkaian pelantikan ditandai dengan penandatanganan baiat oleh Ketua PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Ferizal Ridwan, disaksikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lima Puluh Kota, Drs. Deddy Permana, M.Si., serta Deni Asra, S.Si., Dt. Rajo Simarajo, yang menjabat Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2019–2024.

Turut hadir tokoh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota, Wendi Chandra, Dt. Marajo, yang juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2019–2024.

Dalam sambutannya, Ferizal Ridwan menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik akan segera melakukan konsolidasi organisasi melalui penyelenggaraan Musyawarah Kerja I. Forum tersebut direncanakan menjadi wadah untuk merumuskan dan menetapkan program kerja prioritas bagi satu tahun mendatang.

Menurut Ferizal, penyusunan program kerja merupakan langkah penting agar amanah organisasi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.

Sementara itu, mewakili Bupati Lima Puluh Kota, Kepala Badan Kesbangpol Deddy Permana menyambut baik terbentuknya kepengurusan PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia berharap program-program organisasi dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan dan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sinergi antara organisasi kemasyarakatan Islam dan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperkuat pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Menguatkan Tradisi Dakwah dan Kontribusi Kebangsaan

Ketua PW PERSIS Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Sudarman, M.A., yang juga Guru Besar Sejarah UIN Imam Bonjol Padang, dalam arahannya mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan kontribusi PERSIS dalam perjalanan Islam dan kebangsaan Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa PERSIS merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam yang berperan dalam perkembangan pemikiran dan dakwah Islam di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 1923, setelah Muhammadiyah yang berdiri pada 1912 dan sebelum Nahdlatul Ulama (NU) yang berdiri pada 1926.

Menurut Sudarman, PERSIS memiliki sejumlah tokoh yang memberikan kontribusi penting bagi kehidupan keislaman dan kebangsaan, di antaranya Mohammad Natsir, A. Hassan, dan M. Isa Anshary.

Mohammad Natsir, yang pernah memimpin PERSIS sebagai ketua umum kedua setelah K.H. Zamzam, dikenal luas atas kiprahnya dalam dakwah, pemikiran Islam, dan perjuangan kebangsaan. Jejak para tokoh tersebut, kata Sudarman, menjadi pengingat bahwa gerakan dakwah perlu disertai penguatan ilmu, integritas, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Sudarman berharap kepengurusan PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota mampu mengembangkan dakwah yang mencerahkan, memperkuat pendidikan umat, serta membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan PERSIS di daerah hendaknya tidak berhenti pada penguatan kelembagaan, tetapi diwujudkan melalui program-program yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi PD PERSIS Kabupaten Lima Puluh Kota untuk memperkuat konsolidasi internal, menyusun agenda strategis, dan memperluas kemitraan dengan berbagai pihak. Melalui kepengurusan masa jihad 2026–2030, PERSIS diharapkan semakin berperan dalam membangun kehidupan umat yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Lima Puluh Kota. (R.Sitepu)
×
Berita Terbaru Update