Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pergaulan Bebas: Maraknya Remaja Terjangkit HIV AIDS

Thursday, August 13, 2026 | August 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T02:23:43Z



Oleh Ana Merliana

Pendidik Generasi


Nusantaranews.net, Pergaulan bebas adalah cara berteman atau bersosialisasi tanpa batasan norma, agama, dan aturan yang berlaku di masyarakat. Salah satu cirinya adalah pacaran kebablasan dengan melakukan hubungan seksual sebelum pernikahan, bahkan berhubungan sesama jenis, yang berdampak pada penyakit yang sangat mematikan yaitu HIV AIDS.

Apa itu HIV? (Human Immunodeficiencyd Virus) virus yang menyerang sistem imun manusia, kerjanya virus ini menyerang sel darah putih yang namanya CD4. Padahal sel ini bertugas untuk melawan penyakit, kalau CD4 nya diserang habis maka tubuh gampang sakit.

Sedangkan AIDS ( acquired immune Deficiency Syndrome) kumpulan gejala karena daya tahan tubuh sudah lemah akibat HIV. Jadi urutannya terkena HIV dahulu jikalau tidak diobati selama bertahun-tahun bisa menjadi AIDS. Dikutip dari kumparanNEWS, Jumat 24 Juli 2026

Dinas kesehatan pemkab Sidoarjo mencatat sebanyak 7.230 orang hidup degan Human Immunodeficiencyd Virus (HIV) berdasarkan data komulatif sejak 2001 hingga juni 2026. Dari jumlah tersebut, 522 orang merupakan pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA.

Kelompok usia 0-10 tahun seluruh kasus kelompok ini didapatkan dari penularan ibu ke anak atau penularan vertical. Pada kelompok usia 11-17 tahun, ditemukan 60 kasus HIV. Sebanyak 4 kasus merupakan penularan Vertikal, sementara 56 kasus lainnya berasal dari penularan horizontal yang ditemukan pada berbagai kelompok sasaran, termasuk pasien tuberculosis, laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), ibu hamil, pasangan ODHIV, pekerja seks, hingga kelompok yang belum terdeteksi factor risiko.

Dari fakta-fakta di atas bisa kita artikan bahwa penyebab dari kasus-kasus di atas mencerminkan rusaknya sistem sosial akibat penerapan sistem sekuler kapitalis yang menjauhkan agama dari kehidupan. Perilaku hidup bebas tanpa aturan menyebabkan kerusakan, kesalahan dalam keluarga yang kurang dalam pendidikan agama sejak dini karena keluarga adalah pilar utama pendidikan, kesalahan pemerintah dalam membaca masalah sehingga solusi yang ditawarkan tidak menyentuh akar masalah yang hanya berfokus pada medis (seperti pencegahan penyakit menular dan kehamilan yang tidak di inginkan)

Padahal jelas-jelas Islam selalu memberikan solusi yang mengakar bukan hanya solusi yang membuat bingung dan bertambah masalah. Solusi menurut perspektif Islam untuk mencegah HIV pada pelajar yaitu:

Pertama, Islam membangun sistem pergaulan sosial yang preventif melalui sistem pergaulan dalam Islam yang mengatur tentang menjaga pandangan, larangan mendekati zina, memakai pakaian syar’i dan mengatur pernikahan serta sanksi bagi pelaku yang melanggar hukum syarak.

Kedua, penerapan sistem pendidikan Islam yang mengintegrasi materi kesehtan reproduksi dengan ilmu fikih, pergaulan dan akhlak sehingga pelajar memahami bahwa menjaga kesehatan organ reproduksi adalah bagian dari ibadah dan amanah ilahi dan menyadari setiap perbuatan akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah

Ketiga, 3 Pilar dalam mewujudkan generasi yang selamat dari ancaman HIV/pergaulan bebas adalah keluarga, lingkungan masyarakat, dan sekolah serta negara.

Islam menawarkan solusi mendasar dan menyeluruh atas segala problem kehidupan. Termasuk masalah HIV AIDS ini. Dengan penerapan syariah Islam dalam naungan institusi pemerintahan Islam, masalah HIV AIDS akan terselesaikan dengan baik, perlindungan pada anak akan terjamin dan keadilan benar-benar akan terwujudkan. Wallahualam bissawab.

 

 

 



×
Berita Terbaru Update