Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kerja Keras TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 0306/50 Kota Berbuah Progres, Badan Jalan Capai 95 Persen

Monday, August 10, 2026 | August 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T12:54:35Z


Nusantaranews.net, Limapuluh Kota — Kerja keras personel TNI bersama masyarakat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0306/50 Kota mulai menunjukkan hasil yang semakin nyata. Salah satu sasaran fisik utama berupa penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter kini telah mencapai progres 95 persen.

Pembangunan jalan yang berada di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut menjadi bagian penting dari upaya membuka dan meningkatkan akses masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Tidak berhenti pada penyiapan badan jalan, proses pembangunan kini berlanjut pada tahap pengerasan menggunakan material sertu. Dari total panjang 2.550 meter, pengerasan telah mencapai 30 persen.

Progres tersebut menjadi gambaran bahwa pekerjaan tidak hanya mengejar penyelesaian secara cepat, tetapi juga dilakukan secara bertahap agar konstruksi jalan memiliki kualitas dan daya tahan yang baik.

Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kondisi cuaca yang terkadang berubah, termasuk hujan pada siang hari, tidak menyurutkan semangat personel untuk melanjutkan pekerjaan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Novriadi Nata menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan kebersamaan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

“Capaian 95 persen untuk penyiapan badan jalan ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras personel TNI, masyarakat dan seluruh pihak yang ikut membantu. Setiap meter jalan yang dikerjakan adalah bagian dari ikhtiar untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, tahapan pengerasan juga menjadi bagian penting karena jalan yang telah disiapkan harus diperkuat agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Sekarang kita memasuki tahapan pengerasan. Kita ingin pekerjaan ini tidak hanya selesai, tetapi benar-benar memberikan kualitas yang baik dan bisa digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun perekonomian,” katanya.

Dandim menegaskan, semangat TMMD bukan semata-mata menyelesaikan target pembangunan fisik, melainkan membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui pekerjaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Keberhasilan TMMD bukan hanya ketika seluruh sasaran mencapai 100 persen. Yang lebih penting adalah ketika hasil pembangunan ini nantinya mampu mengubah akses, membuka peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Itulah tujuan dari kerja keras yang kita lakukan bersama,” tegasnya.

Selain pembangunan badan jalan dan pengerasan, sejumlah sasaran fisik utama lainnya juga telah mencapai penyelesaian. Penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pemasangan tiga titik gorong-gorong, pemasangan batu sepanjang 100 meter, pembangunan tujuh unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan Tugu TMMD masing-masing telah mencapai 100 persen.

Dengan badan jalan yang telah mencapai 95 persen dan pengerasan yang terus berjalan, pelaksanaan TMMD ke-129 memasuki fase penting menuju penyelesaian sasaran utama.

Bagi masyarakat, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar infrastruktur. Jalan tersebut diharapkan menjadi akses yang memperlancar mobilitas, memperpendek jarak, serta membuka ruang yang lebih luas bagi aktivitas sosial dan ekonomi.

Dari tanah yang dikerjakan bersama, perlahan terbentuk sebuah akses baru. Dari kerja keras dan gotong royong itulah, capaian TMMD ke-129 terus bergerak menuju hasil akhir yang diharapkan: pembangunan yang selesai, akses yang terbuka dan manfaat yang tinggal lebih lama bagi masyarakat. (R.Sitepu)
×
Berita Terbaru Update