Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BBM Sulit Didapat, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Tuesday, July 28, 2026 | Tuesday, July 28, 2026 WIB


Oleh: Firda - Aktivis Muslimah

Belum lama ini, masyarakat di sejumlah daerah kembali dihadapkan pada antrean panjang di SPBU. Warga harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM, bahkan tidak sedikit yang pulang dengan tangan kosong karena stok telah habis. Dilansir dari Kompas.com, pemerintah melalui BPH Migas menyampaikan bahwa antrean terjadi akibat meningkatnya pembelian masyarakat setelah muncul isu pembatasan BBM subsidi dan memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara.

Namun, antrean yang terus berulang menunjukkan bahwa persoalan distribusi BBM belum benar-benar terselesaikan. Bagi masyarakat, yang terpenting bukan sekadar penjelasan mengenai penyebabnya, melainkan jaminan agar kebutuhan mereka dapat dipenuhi dengan mudah dan tepat waktu.

Padahal, BBM merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Ketika pasokannya terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para pengguna kendaraan, tetapi juga berpengaruh pada biaya transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan pokok yang ikut meningkat.

Persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari sistem yang diterapkan saat ini. Dalam sistem kapitalisme, sumber daya alam lebih dipandang sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, pengelolaannya sering kali berorientasi pada keuntungan, bukan sepenuhnya pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Padahal, sumber daya alam merupakan aset yang seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Berbeda dengan Islam yang menetapkan bahwa sumber daya alam termasuk kepemilikan umum yang wajib dikelola negara untuk kepentingan seluruh masyarakat. Negara tidak dibenarkan mengambil keuntungan dari kebutuhan dasar rakyat, tetapi berkewajiban memastikan ketersediaan dan kemudahan akses terhadapnya.

Karena itu, persoalan antrean BBM tidak cukup diselesaikan dengan langkah-langkah yang bersifat sementara. Yang lebih dibutuhkan adalah tata kelola yang mampu menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi secara adil, sehingga sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh rakyat, bukan hanya bernilai sebagai komoditas ekonomi.

Wallahu a'lam bish-shawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update