Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tingkat Kekeruhan Air Baku Overload, PDAM Kewalahan

Tuesday, June 23, 2026 | Tuesday, June 23, 2026 WIB

 

Nusantaranews.net, Kondisi kekeruhan air baku yang sangat tinggi menyebabkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM kewalahan atau over kapasitas. Hal itu disampaikan oleh Direktur PDAM Tirta Sako usai acara memperingati satu tahun kepemimpinan Dirut PDAM Sarolangun bertajuk "Ekspose Kinerja Direksi' yang digelar di aula PDAM Tirta Sako Batuah Sarolangun. Kemarin (22/06/26).


Kepada sejumlah awak media Dirut PDAM Tirta Sako Batuah Sarolangun menerangkan Bahwa tingkat kekeruhan air baku sudah over kapasitas,


"Kondisi tingkat Kekeruhan air baku sudah overload atau over kapasitas yakni 560 NTU (Nephelometric Turbidity Unit) Idealnya di bawah 600 NTU. Nah inilah yang di kelola oleh tim kami untuk mengelola supaya menjadi air bersih. Jadi kalau untuk di konsumsi langsung minum itu tidak bisa dan harus di masak lagi ". Terang Mulyadi, SE Dirut PDAM Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun.


Mulyadi juga menjelaskan jika dipaksakan menggunakan tawas tidak akan merubah baku mutu air yang di distribusikan kemasyarakat.


"Kalau kita paksakan pakai tawas air akan tetap keruh sampai kemasyarakat. Dan sekarang kita sudah kurang lebih empat bulan memakai full power insyaallah Masyarakat dalam menggunakan air bersih akan aman". Jelas Dirut PDAM Sarolangun.


Disamping itu, Persolan di beberapa wilayah Dirut PDAM menyebutkan, Terkendala di dua wilayah yakni kecamatan Singkut dan pelawan di karenakan ada pengalihan air sungai yang di prediksi pada musim kemarau nanti akan berdampak pada pendistribusian air PDAM di wilayah tersebut. Tandasnya.


Kekeruhan air baku yang melampaui kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara otomatis berdampak pada penurunan produksi air bersih. Untuk mengatasi hal demikian secara teoritis PDAM harus mengurangi kapasitas produksi (debit pompa) guna memastikan kualitas air yang didistribusikan tetap aman dan layak dikonsumsi masyarakat (nal)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update