Oleh Nadia Ulfah
Aktivis Muslimah
Produksi sampah harian di Kab. Bandung sudah mencapai 1800 Ton perhari, sangat jauh dibandingkan kapasitas pengelolaan sampah saat ini yang hanya sanggup mengolah 500 Ton sampah per hari nya. Jika hanya bergantung kepada pembangunan TPA Legoknangka masih belum cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kab. Bandung.
Penanganan sampah di negara maju sangat terstruktur, tidak hanya mengandalkan tempat pembuangan sampah, tapi bisa mengolah sampah menjadi hal yang bermanfaat dan dalam hal ini pemerintah berencana menggandeng investor. Secara aturan Perda Nomor 1 tahun 2022, hal ini sangat memungkinkan dikarenakan payung hukum nya sangat jelas.
Selain kurang siap nya tempat pengelolaan sampah, salah satu penyebab sampah menggunung yaitu dari tingkat konsumerisme yang tinggi, yang menghasilkan tumpukan sampah dan sangat minimnya edukasi terkait konsumsi dan kebersihan ditambah tidak ada kontrol nyata dari pemerintah untuk menanggulangi lonjakan sampah, terutama dijalur-jalur pemukiman pinggiran sungai yang kerap menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
Pilah pilih sampah harus ditanamkan sejak lingkungan RT, sehingga lebih memudahkan pengelolaan tingkat yang lebih masif, sampah basah bisa diurai dengan berbagai cara, tapi jika tidak bisa dilakukan pada setiap rumah, di tingkatan RW harus dapat memfasilitasinya, sedangkan sampah plastik dapat dikumpulkan untuk didaur ulang, bisa dikelola sendiri setingkat RW atau bisa menjadi dijual jika ada pihak swasta yang mau mengelola, sampah yang tidak bisa didaur ulang bisa dimusnahkan dengan pembakaran yang harus bisa menghasilkan energi listrik agar tidak ada yang sia-sia, di sini peran negara sangat penting sebagai fasilitator dan pengawasan.
Dengan sistem pendidikan Islam, adab akan ditanamkan agar tidak berlaku konsumtif yang berlebihan dan bertanggung jawab benar terhadap kebersihan lingkungan. Semua program dan cita-cita besar dari pengelolaan sampah yang baik dan efisien harus bermula dari manusia yang beradab, bahkan jika kita lihat anggaran MBG yang sangat fantastis setiap harinya tentu bisa bermanfaat jika bisa disalurkan untuk memfasilitasi pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien, bentuk tanggung jawab pemerintah adalah dengan tidak membuat program yang hanya akan membuang waktu dan uang.

No comments:
Post a Comment