Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko dan DPRD Bukittinggi Matangkan Rancangan APBD 2026 dalam Rapat Kerja Banggar

Monday, November 17, 2025 | Monday, November 17, 2025 WIB Last Updated 2025-11-23T16:27:26Z

Nusantaranews.net, Bukittinggi — DPRD Kota Bukittinggi melalui Badan Anggaran (Banggar) menggelar Rapat Kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta sejumlah SKPD terkait dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2026. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Kota Bukittinggi, Senin, 17 November 2025.


Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., MA, didampingi Wakil Ketua DPRD Beny Yusrial, S.IP, dan Wakil Ketua DPRD Zulhamdi Nova Candra.IB, A.Md bersama seluruh anggota Banggar. Turut hadir Plt. Sekretaris DPRD, Ade Mulyani, SE., M.Si, beserta jajaran Sekretariat DPRD.


Dari pihak eksekutif, hadir Ketua TAPD sekaligus Sekda Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, S.STP., M.Si, bersama pimpinan SKPD yang terlibat dalam penyusunan dokumen APBD 2026.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD H. Syaiful Efendi menegaskan pentingnya ketelitian dan transparansi dalam penyusunan APBD. Ia menyatakan bahwa APBD 2026 harus benar-benar menggambarkan prioritas pembangunan Kota Bukittinggi.


“Banggar DPRD menekankan agar penyusunan APBD 2026 mencerminkan prioritas pembangunan kota. Setiap program harus rasional, memiliki landasan yang kuat, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap TAPD dan SKPD dapat memberikan penjelasan komprehensif agar pembahasan berjalan efektif dan akuntabel,” ujarnya.


Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi antara kebijakan strategis daerah dan kemampuan fiskal.


Ketua TAPD, Rismal Hadi, dalam eksposenya menyampaikan bahwa penyusunan Ranperda APBD 2026 telah mengikuti arah kebijakan pembangunan daerah, RKPD, KUA–PPAS, serta kemampuan keuangan daerah secara objektif.


“TAPD berkomitmen menjaga konsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Alokasi anggaran harus berorientasi pada pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan penguatan ekonomi daerah,” jelasnya.


Ia juga memberikan tanggapan atas sejumlah pertanyaan Banggar terkait prioritas program, efisiensi belanja, dan penyesuaian kebijakan fiskal.


Dalam sesi diskusi, anggota Banggar DPRD memberikan sejumlah catatan, di antaranya:


Penajaman program prioritas daerah


Optimalisasi belanja publik


Peningkatan kualitas perencanaan SKPD


Penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan anggaran


Rapat berlangsung dinamis dan konstruktif, dengan seluruh pihak sepakat melanjutkan pembahasan secara lebih mendalam pada pertemuan selanjutnya.


Rapat kerja Banggar DPRD dan TAPD ini menjadi langkah awal menuju penyusunan APBD Kota Bukittinggi Tahun 2026 yang lebih matang, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Pembahasan lanjutan akan digelar sesuai jadwal hingga seluruh komponen anggaran dapat difinalisasi dan disepakati bersama. (Rstp)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update