Oleh Via Gantina, S.Pd
Aktivis Dakwah
Belakangan ini, istilah job hugging semakin sering
terdengar. Istilah ini merujuk pada kondisi ketika seseorang enggan melepaskan
pekerjaannya meskipun usia sudah tua atau bahkan telah memasuki masa pensiun.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di negara maju, tetapi juga mulai dirasakan di
berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia.
Penyebab utama job hugging adalah tuntutan ekonomi.
Banyak pekerja merasa belum aman secara finansial jika berhenti bekerja,
sehingga mereka memilih tetap bertahan di dunia kerja. Hal ini memperlihatkan
adanya masalah struktural dalam sistem sosial dan ekonomi saat ini.
Fenomena ini sesungguhnya merupakan cermin dari krisis
kapitalisme. Sistem kapitalis menempatkan kesejahteraan rakyat pada kemampuan
individu mencari nafkah, sementara negara hanya berperan sebagai regulator.
Konsekuensinya, biaya hidup terus meningkat, jaminan sosial terbatas, dan
kesenjangan ekonomi semakin lebar.
Dalam kondisi tersebut, pekerja tidak memiliki pilihan
selain terus bekerja. Ironisnya, hal ini justru mengurangi kesempatan bagi generasi
muda yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Terjadi persaingan tidak sehat antara
generasi tua dan muda, yang semuanya dipicu oleh lemahnya perlindungan negara
terhadap warganya.
Islam menawarkan solusi fundamental terhadap masalah ini.
Dalam pandangan Islam, negara memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar
setiap individu, baik yang mampu bekerja maupun tidak. Kebutuhan dasar tersebut
meliputi sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan.
Untuk mewujudkan hal itu, Islam mengatur pengelolaan sumber
daya alam agar dikuasai negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi
kesejahteraan rakyat, bukan dikuasai segelintir korporasi. Selain itu, sistem
baitul mal dan zakat berfungsi mendistribusikan kekayaan secara adil, sehingga
tidak menumpuk di tangan segelintir orang.
Dengan sistem seperti ini, masyarakat tidak perlu khawatir
ketika memasuki usia tua atau masa pensiun. Mereka tetap mendapatkan jaminan
hidup layak, tanpa harus terjebak dalam fenomena job hugging yang
melelahkan.
Fenomena job hugging bukanlah sekadar pilihan pribadi
pekerja lanjut usia, melainkan cermin nyata dari krisis sistem kapitalisme.
Ketiadaan jaminan kesejahteraan membuat rakyat dipaksa terus bekerja hingga
usia renta. Islam hadir dengan solusi menyeluruh, menempatkan negara sebagai
penanggung jawab utama kesejahteraan rakyat dan memastikan distribusi kekayaan
berjalan adil. Dengan penerapan sistem ini, setiap individu bisa menikmati masa
tua dengan tenang, tanpa harus terikat pada pekerjaan seumur hidup.
Wallahu'alam bissawab

No comments:
Post a Comment