Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SIPAKATAU: Program Pemberdayaan Penyintas TB Menuju Kemandirian Ekonomi

Thursday, August 21, 2025 | Thursday, August 21, 2025 WIB Last Updated 2025-08-21T04:24:28Z

 


Nusantaranews.net, Makassar – Mahasiswa Universitas Hasanuddin melalui program Mahasiswa Unhas Mengabdi 2025 meluncurkan SIPAKATAU (Sinergi Penyintas TB Menuju Kemandirian Ekonomi sebagai Talenta Usaha), sebuah program yang dirancang untuk membantu penyintas Tuberkulosis (TB) tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga bangkit secara ekonomi.

Makassar dipilih sebagai lokasi utama karena tercatat memiliki kasus TB tertinggi di Sulawesi Selatan, lebih dari 10.000 kasus pada tahun 2024. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial-ekonomi penyintas, termasuk kehilangan pekerjaan dan menghadapi stigma masyarakat.

Sebagai langkah awal, SIPAKATAU menyelenggarakan pelatihan “Kemampuan Makrame Menjadi Produk Usaha”. Kegiatan ini dibuka oleh Abdul Hamid, staf Bidang UKM dan Koperasi DISKOP UKMK Kota Makassar, serta melibatkan kolaborasi dengan UMKM Grace Craft Macrame, Ridoh Challenge, dan Inkubator UMKM Kota Makassar.

Peserta dilatih membuat strap handphone, gelang makrame dengan alat, serta gelang makrame ikat tanpa alat. Produk yang dihasilkan memiliki nilai estetika dan dapat dipasarkan, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Salah satu peserta, Ibu Jiniwati dari Mamajang, mengungkapkan kegembiraannya. “Alhamdulillah, saya senang sekali diundang ke sini karena sudah lama ingin bisa membuat gantungan HP sendiri tapi tidak tahu caranya. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi tahu, dan semoga ini bisa menjadi ladang usaha,” ujarnya.

Dengan dukungan Inkubator UMKM Kota Makassar, peserta juga diarahkan untuk mengembangkan usaha lebih lanjut hingga dapat mendaftar sebagai UMKM resmi. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga membangun kemandirian finansial dan mengurangi stigma sosial terhadap penyintas TB.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update