Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Palestina Dan Fajar Kebangkitan Umat Di Depan Mata

Wednesday, July 02, 2025 | Wednesday, July 02, 2025 WIB
Palestina Dan Fajar Kebangkitan Umat Di Depan Mata

Penulis :Nanih Nurjanah

Dari Komunitas Muslimah Coblong


REPUBLIKA.CO..ID, TEL AVIV -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah menyepakati kesepakatan rencana untuk mengakhiri perang di Gaza. Seperti dilaporkan Israel Hayom, Kamis (26/6/2025), Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyepakati rencana gencatan senjata di Gaza yang akan diterapkan dalam tempo dua pekan ke depan.



Dilaporkan, bahwa tujuan utama Trump dan Netanyahu dari gencatan senjata di Gaza adalah percepatan dengan negara-negara Arab, sebagai bagian dari perluasan Abraham Accords.


Menurut laporan Israel Hayom, berikut poin-poin kesepakatan terkait gencatan senjata di Gaza.


1.Perang di Gaza akan berakhir dalam dua pekan. Syarat pengakhiran perang akan termasuk masuknya empat negara Arab (termasuk Mesir dan Uni Emirat Arab) yang akan memerintah Jalur Gaza untuk menggantikan Hamas.


2.Beberapa negara akan menerima banyak dari warga Gaza yang ingin beremigrasi. 


3.Abraham Accords akan diperluas: Suriah, Arab Saudi, dan negara-negara Arab dan Muslim akan mengakui Israel dan menjalin hubungan diplomatik.

4.Israel akan mengekspresikan kesiapannya atas solusi masa depan atas konflik dengan warga Palestina menurut konsep 'dua-negara', menyediakan reformasi dalam Otoritas Palestina.


5.AS akan mengakui implementasi kedaulatan Israel atas Tepi Barat. 

 

Apapun perjanjian yang di buat dengan Zionis Israel tidak ada gunanya, mereka terbiasa melanggar perjanjian yang telah di sepakati. Contohnya seperti gencatan senjata sebelumnya, mereka duluan yang melanggar dan membombardir Gaza.


Situasi Gaza semakin memprihatinkan di tengah mata dunia teralihkan dengan perang Iran dan menunjukan pengkhianatan para penguasa negeri muslim. Bahkan tidak ada satu pun penguasa muslim yang serius menolong Gaza. Malah sebagian dari mereka tetap menginginkan

 kesepakatan dua negara.

 Ide dua negara justru akan lebih menancapkan penjajahan Zionis di wilayah Palestina.


Dorongan sebagian penguasa muslim termasuk indonesia untuk menekan Zionis menerima solusi dua negara adalah solusi untuk membodoh-bodohi umat dan sangat absurd. Zionis dan AS sampai kapan pun tidak akan menerima Palestina merdeka dengan kemerdekaan penuh. Begitu pun warga Palestina yang tulus dan lurus. Mereka tidak mungkin menerima ada sejengkal pun tanah kaum muslimin diberikan kepada penjajah. 


Mereka tidak mungkin mau mengkhianati perjanjian Umariyah dan pengorbanan para syuhada yang sudah mempertahankan tanah Palestina dengan nyawa mereka. Artinya pembantaian akan terus terjadi dan perlawanan juga tidak akan pernah surut.


Umat Islam harus fokus dan percaya bahwa solusi masalah Gaza dan Palestina adalah kehadiran Negara yang menerapkan Islam secara kaffah yang akan mengomando jihad. Umat tidak boleh terdistrak oleh opini, bahwa seruan ini berarti  Ridho rakyat Gaza terus dibantai.


 Umat harus ingat bahwa seruan solusi dua negara sudah dinarasikan sejak dulu, dan sepanjang itu pula pembantaian terus terjadi. 

Pembantaian di Gaza harusnya menjadi momen bangkitnya kesadaran umat bahwa berharap pada solusi Barat justru menjauhkan pada solusi yang  hakiki.


Solusi yang hakiki adalah menghadirkan sebuah Negara dengan Sistem Islam sebagai warisan nabi yang terbukti telah menjadi penjaga umat dan telah membawa umat kepada kebangkitan yang hakiki.


Umat harus mendukung dan segera terjun bergerak dalam perjuangan menegakkan Negara Islam secara kaffah yaitu  bersama kelompok dakwah ideologis yang konsisten memperjuangkannya. Ini adalah bukti keseriusan kita menolong Gaza-Palestina,karena solusi tuntas bagi Palestina akan terwujud hanya dengan tegaknya  Negara Islam dan Berjihad,dan juga akan mengangkat umat yang lainnya dari kehinaan akibat hidup dalam naungan sistem sekuler kapitalisme yang menyengsarakan.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update