Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peredaran Narkoba Makin Meresahkan

Saturday, May 31, 2025 | Saturday, May 31, 2025 WIB

Oleh Puji

TNI Angkatan Laut melalui Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 705 kilogram dan kokain seberat 1,2 ton yang berusaha memasuki perairan Indonesia melalui Selat Durian, Kepulauan Riau pada Selasa (13/5). Panglima Komando Armada I Laksda Fauzi dalam konferensi pers Jumat (16/5), menjelaskan terdapat lima pelaku Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand dan Myanmar yang membawa barang tersebut (https://www.antaranews.com/16/05/2025).

Besarnya transaksi narkoba menunjukkan tingginya permintaan dan tergiur keuntungan besar terkait bisnis ini. Maraknya peredaran narkoba di negeri ini tentu menjadikan masyarakat semakin resah. Terlebih ketika peredaran narkoba ini juga merambah para generasi muda baik pelajar maupun mahasiswa. Apa jadinya bangsa ini kedepan jika para pelajar dan mahasiswanya banyak yang terjerumus dalam peredaran narkoba? Padahal pelajar dan mahasiswa merupakan agent of change dan calon pemimpin untuk pembangunan bangsa ini.

Nyataanya paham sekulerisme dan kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan yang diterapkan di negeri ini menjadi pendorong adanya kebebasan bertingkah laku dan berekspresi.  Hal ini menjadi salah satu faktor para pelajar maupun mahasiswa melakukan apa yang mereka suka dengan alasan bebas berekspresi. Karena dimasa itu mereka dalam proses pencarian jati diri. Sehingga kita perlu waspada dan membentengi para pelajar dan pemuda kita agar mereka jangan sampai terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang bisa merusak masa depan bansa dan menjadi taantangan tercapainya Indonesia Emas. 

Gambaran peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat ini menunjukkan adanya pengabaian terkait aturan agama maupun norma sosial  dalam lingkungan masyarakat dan negara. Terlebih kurang adanya sanksi hukum yang tegas bagi pelaku pengedar narkoba sehingga tidak ada efek jera bagi mereka.  Inilah buah dari penerapan sekularisme yang dijadikan sebagai pedoman dalam tata pergaulan kehidupan sosial masyarakat negeri ini.  Oleh karena itu, butuh adanya negara sebagai pilar utama untuk sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan negara perlu melakukan sanksi tegas bagi pelaku pengedar narkoba yang makin meresahkan masyarakat. 

Islam telah memandang  bahwa narkoba merupakan barang haram yang tidak boleh dikonsumsi oleh kaum muslimin. Negara perlu melakukan kontrol dan razia secara rutin untuk memberantas peredaran narkoba. Selain itu, negara perlu melakukan sosialisasi bahaya narkoba dalam pendidikan juga membangun pondasi keimanan dan ketaqwaan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hal ini dilakukan agar negeri ini bisa mengatasi maraknya peredaran narkoba yang bisa merusak masa depan generasi muda .

Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update