Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Makin Kesini Makin Ngeri Dimana Kita Bersembunyi*

Thursday, May 15, 2025 | Thursday, May 15, 2025 WIB
Makin Kesini Makin Ngeri Dimana Kita Bersembunyi*

Oleh Nia Saniyah

Muslimah Peduli Generasi Umat


Kejahatan demi kejahatan seolah-olah tidak pernah ada habisnya. Dari mulai pencurian, pemerasan, pembegalan, pungutan liar, pengancaman/intimidasi, pengeroyokan, dan penganiayaan baik oleh individu maupun kelompok kian meresahkan. Dalam aksinya Para pelaku tak jarang menggunakan senjata tajam yang membahayakan keselamatan warga sekitar, Seperti aksi tawuran yang marak terjadi di jakarta.


Menurut Ahmad Sahroni Wakil Ketua Komisi III DPR bahwasanya aksi Premanisme harus segera di tindak secara tegas oleh para aparat kepolisian. Karena aksi Premanisme sangat mengkhawatirkan dan meresahkan.

Beliau juga meminta kepada *Kapolres* kalau sudah menerima informasi akan terjadinya tawuran maka segera tangkap dan di tindak secara tegas.

Jangan biarkan mereka semena-mena dan menganggap institusi ini tidak ada (nothing). Ahmad Sahroni juga menegaskan  bahwa Negara kita punya harga diri, punya aparat yang bertugas. Tidak boleh diinjak-injak oleh preman. Kita hajar premanisme dari pemimpin geng besarnya sampai selesai ke bawah. Kompas.com (28/05/2025).


Premanisme adalah cara atau gaya hidup seperti preman, biasanya dengan mengedepankan kekerasan. Preman merupakan sebutan kepada orang jahat seperti penodong, perampok, pemeras, dan sebagainya. Aksi Premanisme ini biasanya terjadi akibat gagal nya mediasi antar pihak yang berselisih atau salah paham yang akhirnya memicu kemarahan, kekerasan sampai pemukulan dan tawuran serta saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam.


Kini aksi Premanisme semakin kreatif dan berkembang dengan membentuk koloni yang berkedok ormas. Sehingga aksi mereka ini sangat membuat warga tidak nyaman dan meresahkan, semuanya di sebabkan oleh beberapa faktor. 


Pertama, faktor himpitan ekonomi dan sulitnya mencari lapangan kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, akhirnya mencari jalan pintas untuk melakukan perbuatan kriminal yang melanggar hukum seperti mencuri, pemalakan, membegal sampai pembunuhan. Akibat rasa putus asa dan lemah iman menjadikan seseorang harus melakukan sebuah kejahatan. Kemiskinan dan sulitnya lapangan pekerjaan tidak bisa di pungkiri membuat seseorang lupa diri. 


Kedua, Tidak adanya peran negara dalam mengurus dan melindungi masyarakat dari kejahatan. Aksi premanisme kadang di lakukan bukan dari masyarakat awam saja melainkan masyarakat menengah ke atas juga ikut terjebak dalam aksi Premanisme ini, misalnya seperti sengketa tanah  yang tidak adanya musyawarah dan dialog sehingga mengakibatkan konflik antara masyarakat dan aparat karena adanya gesekan yang memicu terjadinya kekerasan seperti pemukulan. Aksi ini sudah termasuk Premanisme yang harus di tindak secara tegas. Negara harus tegas dalam menerapkan hukum untuk warga negara nya yang melakukan kejahatan dan melanggar hukum baik itu dilakukan oleh individu, ormas ataupun aparat hukum.


Ketiga, Penyebab premanisme adalah cara pandang masyarakat yg dipengaruhi oleh ide Sekulerisme-Kapitalisme. Masyarakat menjadi egois dalam mencapai materi. Akibat penerapan sistem kehidupan sekuler kapitalisme telah melahirkan kemiskinan, kesulitan hidup, sulitnya lapangan kerja, serta ketimpangan sosial. Kemiskinan terjadi bukan karena rakyat malas untuk bekerja, tetapi karena kebijakan negara yang tidak memihak kepada rakyat. Seharusnya negara memberi akses kemudahan dan layanan yang baik pada rakyat untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti harga pangan murah, pendidikan dan kesehatan gratis, lapangan kerja banyak, dan sebagainya. Namun, negara tidak menjalankan kewajiban tersebut sehingga memicu tingginya angka kriminalitas, termasuk aksi premanisme.


Islam adalah satu satunya ideologi yang haq dan paripurna, Islam adalah sistem kehidupan yang bisa memberikan solusi tuntas untuk setiap permasalahan kehidupan. Dengan penerapan sistem islam sebagai sebuah ideologi dan sistem kehidupan akan mendatangkan keberkahan dan ridha dari allah SWT. 


Negara adalah benteng utama yang akan menjaga dan melindungi akidah dengan penerapan Islam secara kaffah. Dalam Islam yang membangun individu, keluarga, masyarakat dan negara dengan landasan aqidah islam. Dengan membentuk pola pikir dan pola sikap sesuai dengan aturan islam. Dengan konsep kehidupan mentaati perintah Allah dan larangan nya, sehingga makna kebahagiaan nya adalah dengan meraih ridha allah SWT. Sehingga ketika terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat akan di musyawarah kan dengan cara pandang islam.


Khilafah menjamin keselamatan dan keamanan setiap umatnya dari segala bentuk kejahatan termasuk Premanisme, khalifah akan mengutus Departemen keamanan dalam negeri untuk menjaga keamanan dalam negeri bagi negara seperti melindungi kejahatan pencurian, pembegalan, perampasan, perampokan, dan kejahatan lainnya, Departemen keamanan dalam negeri juga akan memberikan pembinaan untuk masyarakat yang khawatir akan melakukan tindakan yang membahayakan dan kemudharatan bagi mereka dan negara.


Khilafah akan menerapkan sistem sanksi yang tegas dan membuat jera bagi para pelaku kejahatan atau premanisme baik yang melanggar hukum ataupun bagi mereka yang membuat keresahan di masyarakat.

Sanksi bagi aksi premanisme ditetapkan berdasarkan jenis kejahatannya. Jika pelaku melakukan penganiayaan, maka akan di beri sanksi jinayah. Jika pelaku melakukan pembunuhan, bisa dijatuhi sanksi bagi pembunuh, yakni Qisas. Namun, jika kejahatannya terkategori tak'zir, sanksinya ditetapkan berdasarkan intih khalifah atau kadi.


Sudah saatnya kita kembali pada ideologi dan sistem islam yang sempurna, yaitu aturan sang khalik, al Mudabir, pengatur seluruh alam dan manusia.


Wallahua'lam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update