Oleh : Nia Umma Zhafran
(Aktivis Muslimah)
Dilansir dari arrahman..id (23/04/2025), Perdana Menteri Zionis Yahudi Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa dia tidak akan menerima pembentukan kekhalifahan mana pun di pantai Mediterania. Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa respons Israel tidak akan terbatas pada Yaman, tetapi akan meluas ke Lebanon dan wilayah lainnya.
Klaim Netanyahu menolak khil4f4h sejatinya menggambarkan ketakutan akan kekuatan umat Islam yang mulai terbentuk kesadarannya dengan menyerukan jihad dan tegaknya khil4f4h sebagai solusi di tingkat global untuk menumbangkan kekuatan Zionis Yahudi.
Umat mulai menyadari bahwa solusi yang ditawarkan Barat bukanlah solusi hakiki. Makin jelas pula bahwa dakwah menyerukan jihad dan Khil4f4h bukan hanya sekedar bicara alias NATO – No Action Talking Only. Sudah seharusnya umat menyambut seruan ini.
Khil4f4h adalah ajaran Allah dan bisyarah Rasulullah SAW yang pasti akan terwujud. Musuh Allah pasti akan terus menghalangi tegaknya khil4f4h, yang akan mewujudkan peradaban Islam, mengakhiri peradaban Sekuler-Kapitalisme yang rusak merusak hari ini, mengemban dakwah dan jihad ke seluruh penjuru dunia. Begitu juga penguasa muslim pengkhianat akan mendukung mereka karena kecintaan mereka pada kekuasaan dan dunia.
Menurut mereka Khil4f4h itu utopia dan sekedar mimpi. Tapi, kenapa di tolak mati-matian?
Ini menandakan bahwa Khil4f4h itu realistis, dan membahayakan eksistensi Israel. Mereka takut karena saat khil4f4h tegak penjajahan akan dihentikan, dunia Islam akan bersatu dan Al-Aqsha akan dibebaskan.
Seringkali apa yang dibenci musuh Islam adalah kebenaran. Khil4f4h dibenci karena membawa cahaya, Khil4f4h dimusuhi karena membawa keadilan. Dan ini adalah bukti bahwa Khil4f4h bukan khayalan, ia adalah janji Allah. Dan janji itu semakin dekat!
Oleh karena itu, penting untuk menguatkan kembali kesadaran umat akan urgensitas menegakkan Khil4f4h dan peradaban Islam untuk kehidupan yang lebih baik. Terlebih, peradaban Sekulerisme-Kapitalisme hari ini benar-benar telah menjadikan dunia terpuruk, porak poranda dan bahkan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. Umat harus menguatkan keyakinannnya dan berjuang untuk menjemput nashrullah. Hari ini tampak jelas kerusakan sistem Sekulerisme-Kapitalisme. Kebutuhan akan khil4f4h sudah makin nyata.
Perjuangan ini harus dipimpin oleh jamaah dakwah ideologis yang mengikuti metode Rasulullah. Para pengembannya harus makin menguatkan dakwah kepada umat dan memanfaatkan situasi hari ini untuk membangun kesadaran umat. Jangan ragu dengan janji Allah. Takutnya musuh adalah isyarat kemenangan kita.
WalLaahu a'lam
.jpg)
No comments:
Post a Comment