Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jihad, Solusi Nyata Untuk Palestina

Wednesday, April 09, 2025 | Wednesday, April 09, 2025 WIB
Jihad, Solusi Nyata Untuk Palestina

Oleh : Risnawati 

(Pegiat Literasi)


Sungguh miris jika kita perhatikan, persoalan Palestina Gaza yang tak kunjung selesai. Padahal berbagai sikap dan tindakan telah dilakukan untuk menghentikan konfliknya. Namun sayang, kaum Muslim masih banyak yang belum memahami akar permasalahan Konflik Palestina Gaza. Sehingga hanya fokus seputar kemerdekaan Palestina, boikot produk  dan donasi yang sifatnya materi, memang materi juga dibutuhkan, namun hal tersebut hanya ibarat solusi tambal sulam. Bahkan, organisasi dunia sekelas PBB saja tak mampu menuntaskan permasalahan ini. Hingga saat ini, Ulama mengeluarkan fatwa dengan seruan jihad untuk merespon situasi gaza dan gagalnya semua ikhtiar umat menolong kaum muslimin di sana (demo, boikot, bantuan logistik, dan lain-lain)


Seperti dilansir dalam laman Mediaindonesia.com, Beberapa ulama Muslim terkemuka mengeluarkan fatwa keagamaan yang langka terkait Israel. Mereka menyerukan kepada semua Muslim dan negara-negara mayoritas Muslim untuk melancarkan jihad melawan Israel setelah 17 bulan perang yang menghancurkan terhadap warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza, daerah kantong yang terkepung itu.


Sekretaris Jenderal Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS), organisasi yang sebelumnya dipimpin oleh Yusuf Al-Qaradawi, Ali Al-Qaradaghi, menyerukan kepada semua negara Muslim pada Jumat (4/4), "Untuk segera campur tangan secara militer, ekonomi, dan politik untuk menghentikan genosida dan penghancuran menyeluruh ini, sesuai dengan mandat mereka."


Telaah Akar Masalah


Jika kita menelaah lebih jauh, tentu menyikapi persoalan Palestina tidak hanya cukup dengan mengeluarkan fatwa. Karena, fatwa tidak memiliki kekuatan mengikat sehingga tidak akan efektif sebagai solusi tuntas. Sementara, kekuatan militer (pasukan dan senjatanya) ada di tangan para penguasa yang selama ini hanya menyeru namun tidak mengirimkan pasukan. Terlebih jihad defensif selama ini sudah dilakukan oleh kaum muslimin di Palestina di bawah komando sebuah kelompok bersenjata.


Upaya membebaskan Palestina dengan jihad, hakikinya butuh komando seorang Pemimpin di seluruh dunia. Dengan demikian menghadirkan kepemimpinan seperti ini seharusnya menjadi agenda utama umat Islam, khususnya gerakan-gerakan dakwah yang konsern ingin menolong muslim Gaza-Palestina. 


Atas nama nasionalisme, negeri-negeri muslim enggan mengirimkan tentaranya sebab tidak merasa bahwa Palestina adalah urusan negara mereka. Barat sendiri menciptakan konsep negara bangsa memang untuk mengotak-kotakkan negeri-negeri muslim agar mereka tunduk hanya kepada Barat.


Dalam persoalan Palestina, negeri-negeri muslim hanya mampu beretorika. Tidak ada satu pun tentara yang dikirim untuk membantu Palestina. Indonesia sendiri hanya terus mengatakan siap mengirim tentara, namun tidak sanggup mengirimnya langsung tanpa restu PBB. Begitu pula, Arab Saudi bisa mengirimkan pesawat tempurnya ke Yaman untuk membombardir Houthi, tetapi enggan mengirimnya ke Palestina untuk menghancurkan entitas Yahudi. Bahkan penguasa Arab tidak bersedia mengembargo penyaluran minyaknya ke entitas Yahudi dengan alasan tidak mau berkonflik dengan AS. Selain itu, penguasa Arab pun meyakini bahwa solusi atas konflik Palestina itu bukan embargo melainkan damai, gencatan senjata, dan solusi dua negara.


Satu-satunya solusi tuntas atas Palestina adalah mewujudkan jihad melawan entitas Yahudi. Kaum muslim harus menyeru kepada para penguasa nuslim untuk menggerakkan pasukannya berjihad melawan Zionis. Semua itu hanya dapat terwujud dalam komando Khilafah. PBB mustahil menghimpun tentara muslim untuk membebaskan Palestina.


Jihad Fisabilillah, Solusi Tuntas


Jelas, kaum muslim tidak mungkin bisa berharap pada kepemimpinan sekuler kapitalisme dalam rangka mengakomodasi harapan dan keinginan umat untuk menolong saudaranya seakidah di Palestina. Tugas kaum muslim adalah terus menyadarkan seluruh elemen dan individu umat secara pemikiran dan tanpa kekerasan mengenai hakikat dan akar masalah krisis Palestina. 


Kepemimpinan yang diharapkan hanya bersumber dari Syariat Islam dalam naungan Khilafah Islamiyyah. Karena itu, urusan penegakkan Khilafah sejatinya menyangkut hidup matinya umat, tidak hanya untuk problem Palestina. Maka menjadi kewajiban kita semua untuk terlibat dalam memperjuangkannya. Seruan jihad kepada tentara muslim terus dikumandangkan seiring juga seruan untuk menegakkan Khilafah


Dengan demikian, Palestina hanya bisa dibebaskan jika Khilafah berdiri untuk melindungi tanah yang Allah berkahi tersebut. Khilafah pun akan mengusir para penjajah dari dunia Islam. Dahulu pada masa Rasulullah Saw., kaum Yahudi di Madinah juga terusir dari Madinah setelah mereka melakukan pengkhianatan terhadap negara Islam dan kaum muslim. Kaum Yahudi Bani Qainuqa diperangi dan diusir oleh Rasulullah saw. setelah mereka melecehkan kehormatan seorang muslimah dan membunuh seorang laki-laki pedagang muslim yang membela muslimah tersebut. Yahudi Bani Quraizhah diperangi oleh kaum muslim setelah mereka bersekongkol dengan kaum musyrik Quraisy untuk membunuh Nabi saw. pada Perang Ahzab.


Oleh karena itulah, eksistensi Khilafah Islamiyah adalah vital dan wajib bagi kaum muslim karena ia akan menjadi pelindung umat. Khilafah adalah perisai yang akan melindungi umat sehingga mereka merasa aman dan nyaman. Dengan Khilafah, harta, darah dan jiwa umat tidak akan tumpah sia-sia. Akan ada pembelaan dan pembalasan untuk itu semua.


Di sisi lain, Khilafah juga akan memberikan perlindungan hakiki, yakni dengan memberikan pembelaan atas tanah dan kaum muslim di Palestina dan juga semua wilayah. Tidak hanya kaum muslim Palestina yang akan terbebas dari penganiayaan. Satu-satunya solusi tuntas atas Palestina adalah mewujudkan jihad melawan entitas Yahudi. Kaum muslim harus menyeru kepada para penguasa Muslim untuk menggerakkan pasukannya berjihad melawan Zionis. Semua itu hanya dapat terwujud dalam komando Khilafah. PBB mustahil menghimpun tentara muslim untuk membebaskan Palestina.


Walhasil, untuk menyerukan jihad dan menegakkan Khilafah perlu ada upaya serius dalam mendakwahkan pemahaman yang sahih atas solusi Palestina. Dan tahapan untuk mewujudkannya, harus sesuai dengan metode dakwah Rasulullah saw. Maka jadilah orang yang memperjuangkannya. Inilah sebaik-baik amal. Semoga Allah istiqomahkan kita. Wallahu alam bish shawwab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update